TASIKMALAYA, || Tim dosen Universitas Siliwangi kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pelatihan Penyusunan Anggaran Rumah Tangga, Menyikapi Cerdas Meminjam dan Menabung dalam Perspektif Gender Equality, Disability and Social Inclusion (GEDSI) dan Ketahanan Ekonomi.” Kegiatan ini digelar di SMPN 1 Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (16/7/2025), dengan peserta utama para guru.
Pelatihan ini dipimpin oleh Gugum Gumilar, M.Pd., selaku ketua tim. Adapun anggota tim terdiri atas Sri Hardianti Sartika, M.Pd., Raden Roro Suci Nurdianti, M.Pd., Ati Sadiah, M.Pd., Riki Rizky Junaedi, M.Ak., dan Febrialdy Hendratawan, M.S.M. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan keuangan rumah tangga yang efektif, inklusif, serta berperspektif GEDSI.
Sebagai narasumber utama, Gugum Gumilar menyampaikan materi tentang literasi keuangan rumah tangga dengan menekankan pentingnya kesetaraan gender, inklusi sosial, serta perhatian bagi penyandang disabilitas dalam pengelolaan keuangan keluarga.
Selain itu, Sri Hardianti Sartika memberikan sesi praktik mengenai aplikasi pencatatan keuangan sederhana. Peserta diajak mencoba metode pencatatan untuk memantau pemasukan dan pengeluaran secara teratur, transparan, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir kegiatan, setiap peserta menerima “Dompet Pintar Keuangan” sebagai alat bantu menerapkan hasil pelatihan. Dengan sarana ini, guru diharapkan dapat langsung mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari.
Kepala SMPN 1 Bojonggambir, Gugi Gustaman, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya bermanfaat untuk pengelolaan keuangan guru, tetapi juga membuka perspektif baru mengenai pentingnya perencanaan keuangan yang inklusif di tengah tantangan ekonomi.
“Pelatihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga guru, sekaligus mengedukasi agar lebih cerdas dalam mengelola pinjaman dan tabungan,” ujar Gugi Gustaman.
Sejumlah peserta juga berharap program pengabdian masyarakat Universitas Siliwangi ini dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak komunitas pendidikan, tidak hanya di Tasikmalaya, tetapi juga wilayah lain di sekitarnya. Hal ini sekaligus menjadi bukti komitmen Unsil dalam memberdayakan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkelanjutan.
(R**)






