ACEH BESAR, || Seorang guru berinisial N.S. (36), warga Desa Iom, Gampong Teureubeh, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, menjadi korban dugaan pelecehan seksual di rumahnya pada Selasa (19/8/2025) malam.
Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kota Jantho dengan Nomor: Reg/021/VIII/2025/SPKT. Dalam laporannya, korban menyebut kejadian bermula saat ia tertidur di kamarnya sekitar pukul 24.00 WIB.
Sebelum tidur, korban sempat keluar kamar untuk mengunci sepeda motor. Namun saat terlelap, korban mendapati ada seseorang yang meraba bagian sensitif tubuhnya.
Kaget dan panik, korban melihat seorang pria tak dikenal berada di dalam kamarnya. Ia langsung berteriak keras, membuat pelaku melompat keluar melalui jendela ruang tamu untuk melarikan diri.
Saat kejadian, korban hanya tinggal bersama ibunya yang sudah lanjut usia. Dalam kondisi panik, korban segera berlari keluar rumah dan meminta pertolongan warga sekitar.
Kebetulan, tidak jauh dari rumah korban terdapat warung yang masih buka. Sekitar empat orang warga berupaya mengejar pelaku, namun gagal karena pelaku menghilang ke arah gelap.
Setelah memastikan rumahnya kembali terkunci, korban menghubungi keponakannya sekitar pukul 03.00 WIB. Pagi harinya, korban bersama kakaknya mendatangi Polsek Kota Jantho untuk membuat laporan resmi.
Menindaklanjuti laporan itu, polisi bersama aparat desa dan Babinsa langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban. Beberapa keterangan dan barang bukti dikumpulkan guna kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Kota Jantho membenarkan laporan tersebut. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Identitas pelaku sedang dalam tahap lidik,” ujar pihak kepolisian.
Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Korban mengalami trauma psikis dan sementara waktu menginap di rumah saudaranya. Pihak desa meminta agar polisi mengusut tuntas kasus ini demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(**)






