IKM Tasikmalaya Sepakati Langkah Strategis Percepatan Pembangunan Masjid dan Program Sosial dalam Rapat Pengurus

IKM Tasikmalaya Sepakati Langkah Strategis Percepatan Pembangunan Masjid dan Program Sosial dalam Rapat Pengurus

SERGAP.CO.ID

TASIKMALAYA, || Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya (IKMT) menggelar rapat pengurus penting yang membahas sejumlah agenda strategis berkaitan dengan pembangunan Masjid IKM Tasikmalaya dan program-program sosial organisasi. Rapat ini dilaksanakan pada hari Minggu, 3 Agustus 2025, bertempat di Sekretariat IKMT, dan dihadiri oleh berbagai unsur pengurus.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua IKMT, Kabid BAZIS, Kabid Organisasi, Sekretaris, Ketua Saung Tanah Masjid, anggota BAZIS, anggota Humas, serta Kabid Kewanitaan beserta anggotanya. Rapat berlangsung penuh semangat, dengan suasana kekeluargaan yang kuat, sebagai cerminan budaya Minang yang menjunjung musyawarah mufakat.

Dalam rapat tersebut telah dihasilkan lima poin keputusan utama:

1 Pelengkapan Pengurus Inti Panitia Pembangunan Masjid IKMT

Susunan pengurus inti telah ditetapkan, yaitu:

– Ketua: Yalviendra

– Sekretaris: Resi Pratiwi, S.E., M.Si

– Bendahara: Nasdial

Untuk pengurus lainnya, akan dilengkapi dan dipilih oleh Ketua Pembangunan Masjid.

2.Rencana Kegiatan HUT RI ke-80

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, IKMT akan bekerja sama dengan RT/RW sekitar tanah masjid untuk mengadakan kegiatan bersama. Dukungan berupa hadiah akan diberikan oleh IKMT, dengan mengajak partisipasi masyarakat Minang Tasikmalaya dalam bentuk kontribusi dan semangat kebersamaan.

3.Biaya Pemeliharaan Tanah Masjid

Disepakati alokasi dana sebesar Rp300.000 per bulan dari kas BAZIS untuk biaya perawatan tanah masjid. Dana ini digunakan guna memastikan lahan tetap bersih dan terawat, termasuk untuk pemotongan rumput dan pemeliharaan fasilitas dasar.

4.Kelanjutan Pembangunan Dapur Sekretariat

IKMT akan melanjutkan pembangunan dapur di area sekretariat. Keberadaan dapur ini diproyeksikan untuk mendukung kegiatan konsumsi dalam berbagai agenda, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan masjid ke depannya.

5.Pembayaran Pajak Tanah untuk Keperluan Sertifikasi

IKMT juga sepakat untuk segera menyelesaikan pembayaran pajak tanah, sebagai langkah strategis agar pengurusan sertifikat tanah di BPN Kota Tasikmalaya tidak menemui kendala administratif.

Kelima poin tersebut disepakati melalui diskusi yang intens dan pertimbangan matang demi kelangsungan dan kelancaran program pembangunan Masjid IKMT. Rapat ini menjadi tonggak penting yang menunjukkan komitmen pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.

Syahrial Koto Ketua IKM Tasikmalaya dalam penyampaiannya menegaskan bahwa setiap keputusan dalam organisasi selalu melalui proses rapat dan pertimbangan bersama, agar setiap langkah yang diambil merupakan hasil terbaik untuk kemajuan bersama. Ia menambahkan, tujuan utama dari program-program ini adalah agar organisasi dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Minang di Tasikmalaya.

Sementara itu, Kabid BAZIS menyatakan komitmennya untuk menyampaikan laporan terperinci kepada masyarakat terkait penggunaan dana sedekah yang telah dikumpulkan. Transparansi dan akuntabilitas adalah prinsip utama dalam mengelola keuangan organisasi.

“Kita saat ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik masjid saja, tapi juga menjaga tali silaturahmi antarwarga Minang, serta menjalankan program sosial yang menjadi bagian dari tanggung jawab organisasi,” ujarnya.

IKM Tasikmalaya juga terus mengupayakan penghimpunan dan pengelolaan dana sedekah dari masyarakat sebagai bagian dari gotong royong dalam pembangunan masjid. Saat ini, proses pembangunan telah memasuki tahap pengajuan sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tasikmalaya. Setelah pengukuran ulang oleh pihak BPN untuk mengetahui batas tanah secara pasti, rencana selanjutnya adalah pembangunan pondasi tembok batas tanah dan perataan lahan dengan alat berat.

Sebelum acara peletakan batu pertama, pengurus akan memastikan seluruh izin telah lengkap. Tim arsitek yang ditunjuk akan merancang gambar masjid dan fasilitas pendukung lainnya. Setelah desain disepakati bersama masyarakat, maka akan digelar acara peletakan batu pertama yang melibatkan warga Minang dan para tamu undangan.

Pengurus IKMT kini tengah mempersiapkan seluruh aspek administratif dan teknis agar seluruh proses tersebut berjalan lancar. Harapan besar disampaikan agar segala proses dimudahkan, baik dalam hal perizinan maupun pendanaan.

“Mudah-mudahan kita semua diberi kelancaran dan rezeki oleh Allah SWT untuk mewujudkan pembangunan ini,” pungkas Ketua IKMT.

Rapat ini kembali menegaskan semangat gotong royong, musyawarah, dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas warga Minang di rantau. Semoga langkah-langkah yang telah disepakati menjadi awal yang baik bagi lahirnya masjid kebanggaan masyarakat Minang di Tasikmalaya.

(Red**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *