KUA Bungursari Tekankan Spiritualitas dan Nilai Sosial dalam Membangun Rumah Tangga

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA, || Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) bagi calon pengantin, Senin (28/7). Kegiatan ini bertujuan membekali pasangan dengan pemahaman mendalam tentang pentingnya membangun keluarga sakinah.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa keluarga sakinah merupakan tujuan utama dari pernikahan. Mewujudkannya perlu direncanakan secara matang dan dijalani dengan kesadaran spiritual, emosional, serta sosial.

Keluarga sakinah bukan hanya ditandai dengan keharmonisan lahir dan batin, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya nilai-nilai keadilan, kasih sayang, dan tanggung jawab bersama.

Tiga pondasi utama disampaikan sebagai dasar pembentukan keluarga sakinah, yaitu keadilan (mu’addalah), keseimbangan (muwazanah), dan kesalingan (mubadala). Ketiganya diharapkan menjadi prinsip yang dipegang oleh pasangan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Keadilan dimaknai sebagai kemampuan suami dan istri untuk bersikap adil dalam menjalankan peran, mengambil keputusan, dan menyelesaikan masalah secara proporsional demi kemaslahatan bersama.

Keseimbangan atau muwazanah menekankan pentingnya pembagian peran dan tanggung jawab yang setara dalam keluarga. Hal ini mencakup pembagian waktu, pengasuhan anak, serta kontribusi ekonomi antara suami dan istri.

Sementara itu, mubadala atau kesalingan ditekankan sebagai nilai yang mengajarkan pentingnya saling mendukung, saling memahami, dan saling memberi dalam setiap dinamika kehidupan rumah tangga.

Melalui kegiatan ini, KUA Bungursari ingin membangun kesadaran bahwa membentuk keluarga sakinah bukanlah proses instan, tetapi hasil dari kerja sama, komunikasi, dan kesungguhan dalam menjaga nilai-nilai luhur.

Dengan menanamkan tiga pondasi tersebut sejak awal, diharapkan pasangan mampu menciptakan rumah tangga yang kokoh, harmonis, serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

(Kontributor: Aceng / Yeni)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *