Ferdi Ghoghi: Stop Sementara Program MBG, Cegah Keracunan Massal

SERGAP.CO.ID

JAKARTA || Ketua Umum Forum Studi Masyarakat Sumba (Fosmas) Jakarta, Ferdi Ghoghi, menyayangkan insiden keracunan makanan bergizi gratis yang menimpa sejumlah siswa di Sumba Barat Daya dan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bacaan Lainnya

Ferdi meminta Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto, untuk menghentikan sementara program Makanan Bergizi Gratis (MBG) guna dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap keamanan dan kualitas makanan sebelum kembali dilanjutkan.

“Menghentikan sementara program makan bergizi gratis adalah langkah preventif yang diperlukan untuk mencegah kejadian keracunan makanan yang lebih parah,” ujar Ferdi, mahasiswa asal Sumba yang kini berdomisili di Jakarta, Rabu (24/7/2025).

Ia menekankan bahwa keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama. Pemerintah, menurutnya, perlu mengambil langkah tegas untuk menjamin bahwa program tersebut benar-benar membawa manfaat, bukan justru mendatangkan malapetaka.

Ferdi menilai bahwa sejumlah aspek dalam pelaksanaan program MBG perlu segera diperbaiki, mulai dari pemilihan bahan makanan, proses pengolahan, hingga sistem pengawasan kualitas yang masih lemah di lapangan.

“Program ini seharusnya menjadi solusi gizi, bukan sumber masalah. Pengawasan kualitas makanan yang efektif sangat penting agar makanan yang disajikan benar-benar aman dan bergizi,” tandasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pelatihan bagi para petugas yang terlibat dalam program ini agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai dalam mengolah dan menyajikan makanan secara aman.

Fosmas Jakarta akan terus mengawal isu ini dan mendorong agar evaluasi program dilakukan secara transparan, dengan melibatkan ahli gizi, lembaga pengawas makanan, serta masyarakat sipil untuk mencegah kasus serupa terulang di kemudian hari.

(Ms)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *