KAB. TASIKMLAYA, || Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya menegaskan tidak ada keterlibatan pegawai maupun pimpinan dalam dugaan penjualan pupuk cair yang mencatut nama institusi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam jumpa pers bersama Forum Wartawan Priangan (FORWAPI), Rabu (16/07/2025), di kantor Kejari Tasikmalaya.
Kepala Seksi Intelijen Kejari, Boby Muhamad Ali Akbar, SH, MH, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi internal terkait isu yang ramai diberitakan. Hasil sementara menunjukkan tidak ada indikasi keterlibatan pihak Kejari.
“Kami pastikan hingga saat ini tidak ada pegawai ataupun pimpinan Kejari Tasikmalaya yang terlibat maupun mengatasnamakan kejaksaan dalam dugaan penjualan pupuk cair tersebut. ” Tegas Boby.
Sebagai langkah preventif, Kejari telah menerbitkan surat imbauan bernomor: B 1478A/M.2.33/Dip.4/07/2025 tertanggal 02 Juli 2025, yang ditujukan kepada seluruh jajaran serta pemerintah desa agar tidak melayani pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan Kejari untuk menjual pupuk.
“Ini adalah bagian dari upaya kami menjaga marwah institusi kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang dipercaya publik. Kami juga terbuka menerima laporan resmi disertai bukti jika memang ada oknum yang dimaksud. ”Tambahnya.
Boby juga menegaskan komitmen Kejari mendukung program pembangunan desa, terutama dalam program ketahanan pangan, melalui kegiatan “Jaga Desa” yang diinisiasi oleh seksi intelijen. “Kami ingin dana desa dimanfaatkan sebagaimana mestinya, tanpa intervensi dari pihak tak bertanggung jawab,” Tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum FORWAPI yang hadir bersama Sekjen Ade Global menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan sambutan baik pihak Kejari dalam merespons isu tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Kejari Tasikmalaya yang telah membuka ruang dialog terkait isu ini. Ini bentuk sinergi positif. ” Ujar Ketua Umum FORWAPI.
Ia menambahkan bahwa FORWAPI akan menindaklanjuti arahan dari Kasi Intel untuk menyusun laporan resmi disertai bukti pendukung seperti kwitansi, berita acara, dan hasil investigasi lapangan.
“Kami berharap sinergi antara FORWAPI dan Kejari Tasikmalaya dapat terus terjaga demi membangun Kabupaten Tasikmalaya yang lebih baik. ” Pungkasnya.
(M Ali)






