SKOR, Inovasi RSUD Cabangbungin Dorong Disiplin dan Kinerja Pegawai

SERGAP.CO.ID

CABANGBUNGIN, || Dalam rangka meningkatkan kinerja dan disiplin pegawai, RSUD Cabangbungin meluncurkan inovasi SKOR (Sistem Kinerja Organisasi), sebuah sistem penilaian kinerja yang terintegrasi dengan program Rusa Berlian (Rumah Sakit Berorientasi Pelayanan). Inovasi ini merupakan langkah strategis untuk mendorong profesionalisme aparatur sekaligus mendukung pelayanan publik yang optimal.

Bacaan Lainnya

Kepala Subbagian Tata Usaha RSUD Cabangbungin, Heni Mulyani, sebagai penggagas SKOR, siap mewakili rumah sakit dan Kabupaten Bekasi dalam ajang PNS Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat. Ia akan tampil bersama drg. Yunita Ambarwati, penggagas inovasi SIDOMU (Sistem Dokumentasi Mutu).

Heni menjelaskan bahwa SKOR lahir sebagai respons terhadap kelemahan sistem absensi manual yang diterapkan selama masa pandemi COVID-19. Setelah dilakukan evaluasi, sistem absensi tersebut dinilai tidak efektif dalam memastikan pegawai menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.

“Dari situ muncul ide untuk menciptakan sistem kinerja yang mendorong pegawai agar mengisi waktu kerja dengan kegiatan yang produktif, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, termasuk dengan memanfaatkan komputer dan jaringan rumah sakit untuk belajar atau mengikuti seminar daring,” jelas Heni, Rabu (11/06/2025).

Inovasi SKOR mendorong seluruh pegawai memiliki target kerja harian dan secara konsisten melaporkan kegiatan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Dengan begitu, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, kompetensi, disiplin, serta motivasi kerja pegawai.

“Melalui sistem ini, setiap pegawai wajib mengunggah aktivitas harian ke dalam platform yang telah disiapkan. Langkah ini juga mendorong pelayanan publik yang lebih maksimal,” ungkapnya.

Implementasi SKOR dimulai sejak akhir 2021, setelah RSUD Cabangbungin mengajukan pembuatan aplikasi ke Diskominfosantik Kabupaten Bekasi. Aplikasi ini mulai disosialisasikan pada April 2022 melalui surat edaran dan keputusan direktur.

Menurut Heni, penerapan digitalisasi melalui SKOR telah berdampak positif terhadap kinerja pegawai dan produktivitas rumah sakit, termasuk peningkatan signifikan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kehadiran pegawai menjadi lebih tertib dan disiplin. Sistem ini terbukti efektif, mulai dari pencatatan kehadiran hingga pelaporan kinerja, yang turut berkontribusi pada peningkatan PAD RSUD Cabangbungin,” paparnya.

Dengan dukungan penuh dari Direktur RSUD dan lintas sektor, Heni berharap inovasinya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pelayanan publik di sektor kesehatan, serta mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di ajang kompetisi PNS Berprestasi tingkat provinsi.

“Semoga keikutsertaan ini bisa menjadi motivasi bagi ASN lainnya untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani, menyampaikan dukungannya terhadap dua inovator RSUD yang akan bersaing di tingkat provinsi: Heni Mulyani dengan SKOR dan drg. Yunita Ambarwati dengan SIDOMU.

“Semoga keduanya bisa meraih prestasi terbaik. drg. Yunita dalam kategori Future Leader dan Ibu Heni Mulyani dalam kategori PNS Inovatif. Harapan kami, inovasi ini terus berkembang dan membawa manfaat luas bagi masyarakat Cabangbungin dan Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

(Reporter: Dede Bustomi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *