SUMBA TIMUR NTT, || Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, S.T.,M.T didampingi Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Sumba Timur Yulinus Laki Amah, S.IP mengikuti Audiensi Bersama Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, S.H., MA, Sekjen Kementrian Transmigrasi Ir. Danton Ginting Munthe, M.M, Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Dr. Sigit Mustofa Nurudin, S.T., M.M, serta Staff pada Kementrian Transmigrasi.
Kementrian Transmigrasi melihat potensi besar dalam pengembangan kawasan transmigrasi di sumba timur. Sebagai langkah awal, kementrian berencana mengirimkan tim peneliti terbaik untuk memetakan potensi yang ada sebagai implementasi Program Transmigrasi Patriot.
“Saat ini, transmigrasi sedang bertransformasi. Salah satu bentuk transformasinya adalah pembangunan kawasan ekonomi terintegrasi. Melihat potensi besar yang dimiliki sumba timur, kami akan mengirimkan peneliti terbaik, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, untuk melakukan kajian disana,” ujar Menteri Transmigrasi, Iftitah sulaiman.
Untuk potensi wilayah, Bupati Sumba Timur menyatakan terdapat dua kawasan potensial untuk pengembangan transmigrasi di sumba timur, yakni Kawasan Melolo dan Kawasan Lewa. Kedua kawasan ini dinilai memiliki keunggulan di sektor Perkebunan dan Perikanan.
Potensi unggulan di sektor perkebunan meliputi tanaman tebu, kemiri, kacang mete dan jagung. Kemudian, potensi perikanan juga dapat dikembangkan di kawasan tersebut, terutama budidaya rumput laut yang berkembang di kawasan pesisir.
“Kami berharap dapat bekerja sama dengan para petani untuk mengembangkan potensi yang dimiliki wilayah ini. Tantangan kami adalah bagaimana menyiapkan teknologi yang mampu mendukung pemanfaatan potensi tersebut,” ujar Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, S.T ., M.T.
Melihat potensi yang ada, Kementrian Transmigrasi menyatakan kesiapan untuk kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mendorong pengembangan Kawasan Transmigrasi, Khususnya di Kawasan Transmigrasi Lewa dan Melolo. Fokus pengembangan akan diarahkan pada sektor pertanian, perkebunan dan perikanan, serta didukung dengan pengiriman peneliti terbaik untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi Kawasan Transmigrasi…
(Ss)






