Kupang Bergerak: Kerja Bakti Massal Wujudkan Kota Bersih dan Sehat

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Pemerintah Kota Kupang akan menggelar kerja bakti massal pada Jumat, 23 Mei 2025, sebagai bagian dari upaya kolektif mewujudkan Kota Kupang yang bersih, sehat, dan nyaman. Kegiatan ini akan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan lembaga pendidikan.

Bacaan Lainnya

Gerakan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa, tetapi merupakan simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah serta menata lingkungan secara berkelanjutan. Wali Kota Kupang, dr. Cristian Widodo, menggagas program ini sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas hidup di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kerja bakti akan dilaksanakan dalam dua sesi. Untuk lingkungan pemerintahan dan sekolah, kegiatan dimulai pukul 07.00 hingga 09.00 WITA. Sementara masyarakat umum akan melaksanakannya di lingkungan masing-masing mulai pukul 15.00 WITA.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Okto Naitboho, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa seluruh sekolah dan pegawai Dinas Pendidikan akan terlibat aktif.

“Untuk mendukung kerja bakti massal besok, kami menggerakkan seluruh sekolah serta aparat Dinas Pendidikan untuk membersihkan lingkungan sekolah masing-masing sesuai domisili, mulai pukul tujuh hingga sembilan pagi,” ujarnya dalam pengarahan pada Kamis, 22 Mei 2025.

Menurut Naitboho, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan di kalangan peserta didik dan tenaga pendidik. Ia menilai bahwa kebersihan sekolah adalah kunci menciptakan ruang belajar yang aman, sehat, indah, dan rapi.

Senada dengan itu, Kasubag Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Johnathan Sinlae, menekankan pentingnya peran ASN sebagai motor penggerak perubahan. Ia mengingatkan bahwa ASN—baik PNS maupun PPPK—harus menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan bersih.

“Melalui berbagai kesempatan, Kepala Dinas selalu menekankan pentingnya peran ASN dalam mengatasi persoalan sampah, baik di tempat kerja maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kerja bakti bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk tanggung jawab moral terhadap kota. ASN diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi warga sekitar untuk turut menjaga kebersihan lingkungan.

Pemerintah Kota Kupang berharap kegiatan ini dapat membentuk budaya bersih yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Dengan melibatkan seluruh lapisan, upaya mewujudkan kota layak huni semakin mendekati kenyataan.

Kerja bakti massal ini juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah dalam menghadapi kompleksitas permasalahan lingkungan. Selain urusan kebersihan, kegiatan ini diharapkan membangun rasa memiliki terhadap Kota Kupang.

Ke depan, program kerja bakti ini akan dievaluasi secara berkala untuk mengukur efektivitasnya dan direncanakan menjadi agenda rutin bulanan. Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan komunitas dan organisasi masyarakat sipil untuk memperluas dampak positif gerakan ini.

Dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, Pemerintah Kota Kupang optimistis kerja bakti massal ini menjadi awal dari perubahan nyata menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan membanggakan.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *