SUMBA BARAT, || Dandim 1613 Sumba Barat Baru,Letkol INF.Ignasius Hali Sogen,S.E disambut dengan pengalungan kain Sumba oleh Kasdim dan toko agama sebagai simbol penyambutan dan penghormatan,proses ini menandai dimulainya tugas baru dan menunjukkan kesenambungan kepemimpinan dan komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Pengalungan kain Sumba atau bunga merupakan tradisi yang penuh makna dalam lingkungan militer dan pemerintahan,menunjukkan rasa hormat dan sambutan hangat dari masyarakat dan forkopimda.
Acara penyambutan Dandim 1613 Sumba Barat yang baru dihadiri oleh Kapolres Sumba Barat,Mewakili Kajari Sumba Barat,Mewakili PN Waikabubak,Mewakili Ketua DPRD Sumba Tengah dan Sumba Barat,Mewakili kepala BRI Waikabubak,mewakili kepala Bank NTT,Pengusaha,pejabat lingkup Kodim 1613 Sumba Barat,Forkopimda serta prajurit Kodim 1613/SB,Toda,Tomas,Toga serta paguyuban Flores Timur,Mewakili Ketua Pengadilan agama dan Persit Kartika Chandra Kirana VXIII Dim 1613/SB.
Dilanjutkan acara ramah tamah,selesai acara tersebut,Dandim 1613/SB baru,Letkol INF.Ignasius Hali Sogen,S.E memberikan arahan kepada Anggota PNS Dan Persit Kartika Chandra Kirana cabang XVIII DIM 1613/SB mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya karena komandan sebagai simbol satuan,mari kita saling memberikan masukan-masukan satu dengan yang lain tujuannya untuk mendukung kinerja demi Bangsa dan Negara yang kita cintai ini.
Tugas dan tanggungjawab sebagai komandan kodim sebagai simbol satuan,mari kita kompak dalam melaksanakan tugas untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas-tugas yang diemban.
Meningkatkan kerja sama antara kodim,pemerintah daerah dan masyarakat agar mencapai tujuan bersama.Menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah tersebut untuk mencapai keamanan yang kondusif bagi masyarakat,”imbuhnya
(Ss)






