Bupati Bandung Resmikan Alun-alun Paseh sebagai Ruang Publik Sehat dan Inklusif

Bupati Bandung Resmikan Alun-alun Paseh sebagai Ruang Publik Sehat dan Inklusif

SERGAP.CO.ID

KAB. BANDUNG, || Bupati Bandung, Dadang Supriatna, meresmikan penggunaan dan penataan Alun-alun Kecamatan Paseh pada Selasa (6/5/2025). Kawasan ini diharapkan menjadi ruang terbuka publik yang bermanfaat bagi masyarakat dan mampu meningkatkan indikator kesehatan warga Kabupaten Bandung.

Bacaan Lainnya

“Peresmian Alun-alun Paseh ini merupakan impian masyarakat Kecamatan Paseh. Semoga kehadirannya dapat menjadi sarana meningkatkan imunitas, kebugaran, dan kebahagiaan masyarakat,” ujar Bupati Dadang dalam sambutannya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, DPRD Kabupaten Bandung, Camat Paseh, Forkopimcam, para kepala desa, serta pihak pelaksana pembangunan yang telah mendukung dan merealisasikan pembangunan ini. Pembangunan Alun-alun Paseh merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui program Rembug Bedas dan Bunga Desa.

Bupati Bandung Resmikan Alun-alun Paseh sebagai Ruang Publik Sehat dan Inklusif

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu juga berharap setelah diresmikan, pengelolaan Alun-alun segera ditindaklanjuti. “Saya minta kepada Pak Sekda agar segera menentukan siapa pengelolanya, agar kawasan ini benar-benar bisa dimanfaatkan secara optimal. Bahkan saya izinkan tempat ini digunakan untuk resepsi pernikahan,” ungkapnya.

Kang DS menambahkan bahwa keberadaan fasilitas mini soccer, area bermain, kuliner, musala, toilet, dan ruang publik lainnya menjadikan kawasan ini multifungsi. Ia berharap ruang ini menjadi sarana olahraga masyarakat, termasuk senam dan permainan tradisional seperti conah, ucing-ucingan, dan eggrang, yang bisa dikolaborasikan dengan KORMI Kecamatan Paseh.

Selain itu, Kang DS mengusulkan pemasangan Wi-Fi gratis agar Alun-alun Paseh menjadi ruang publik yang bermanfaat di era digital. Ia pun menekankan pentingnya menjadikan kawasan ini sebagai sumber potensi pendapatan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR, Zeis Zultaqawa, menyampaikan bahwa pembangunan Alun-alun Paseh menggunakan anggaran tahun 2024 sebesar Rp9 miliar, di atas lahan hibah dari Provinsi Jawa Barat sejak 2010.

“Ruang terbuka hijau ini menjadi tempat multi fungsi: untuk olahraga, seni, edukasi, dan meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat,” kata Zeis.

Penataan ini juga melengkapi sejumlah pembangunan alun-alun di kecamatan lain, seperti Nagreg, Arjasari, Cilengkrang, Rancaekek, Margaasih, dan Cikancung.

Acara peresmian turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, termasuk Ketua DPRD Renie Rahayu Fauzi, Ketua Komisi C DPRD Tarya Witarsa, Sekda Cakra Amiyana, serta perwakilan Kodim 0624. Ratusan siswa SD, guru, dan warga Paseh menyambut peresmian ini dengan antusias.

(Dewi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *