Wakil Bupati Sumba Tengah Membuka Kegiatan Pentas Seni Gebyar SMA/SMK ROAD TO Hardiknas Tahun 2025 dan Festival Musik Etnik Sumba

SERGAP.CO.ID

WAIBAKUL, || Bertempat di lokasi Embung Lokujangi, Desa Umbu Pabal Selatan, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, diselenggarakan acara Pentas Seni Gebyar SMA/SMK Road To Hardiknas Tahun 2025 dan Festival Musik Etnik Sumba.1 Mei 2025

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, S.Hut., M.Si, dan akan berlangsung selama 3 hari, mulai dari tanggal 1 Mei hingga 3 Mei 2025.

Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Pimpinan OPD, Kapolsek Katiku Tana, Danki Brimob Kompi 3 Batalyon C Sumba Tengah, serta Kepala Desa Umbu Pabal Selatan, Ketua BPMJ GKS Jemaat Parewatana, Ketua MKKS SMA dan MKKS SMK, Korwas SMA, SMK dan SLB, serta para Tokoh Masyarakat, Pemuda, LSM, Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa-Siswi SMA/SMK.

Wakil Bupati Umbu Djoka, dalam sambutannya, menekankan bahwa masa depan Sumba Tengah berada di tangan anak-anak, sehingga sangat penting bagi mereka untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para guru yang telah melibatkan anak-anak dalam latihan yang penuh semangat dan percaya diri, meskipun pada hari libur.

“Acara ini bukan hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga merayakan semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan kebudayaan. Kita menyatukan langkah untuk memajukan pendidikan karakter berbasis budaya lokal, sekaligus menjaga warisan leluhur yang kaya nilai dan filosofi. NTT Menari bukan hanya gerakan tubuh, tetapi juga gerakan hati. Di balik setiap hentakan kaki dan alunan musik etnik, terdapat identitas, cerita, dan harapan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa melalui pentas seni ini, generasi muda dapat menunjukkan semangat kolaborasi, kreativitas, dan cinta akan kebudayaan, yang memperkuat identitas sebagai orang Sumba, bagian dari Nusa Tenggara Timur, dan bangsa Indonesia yang kaya akan keberagaman budaya.
Perayaan Road to Hardiknas 2025 ini juga mengingatkan kita bahwa pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga membangun karakter, menggali potensi, dan mencintai warisan budaya.

Wakil Bupati berharap kegiatan ini harus terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan inklusif, melibatkan berbagai pihak dan menjangkau lebih banyak generasi muda di daerah Sumba Tengah.
Ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh penyelenggara, serta kepada anak-anak sekolah yang telah bersemangat dan berdedikasi dalam menyiapkan penampilan terbaik.

Seusai pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan pentas seni dan festival musik etnik yang dibawakan oleh para siswa-siswi.

Di sela-sela pertunjukan, Wakil Bupati bersama Pimpinan OPD berkesempatan meninjau stand-stand pameran hasil kerajinan dari siswa-siswi SMA dan SMK se-Kabupaten Sumba Tengah.

Acara pembukaan pentas seni dan festival musik etnik memberikan pengalaman yang luar biasa bagi para wisatawan, yang mana terdapat wisatawan yang datang dari Amerika Serikat. Mereka tidak hanya menikmati keindahan alam yang mempesona, tetapi juga merasakan kekayaan budaya lokal yang ditampilkan melalui tarian, busana adat, dan lagu-lagu khas daerah.

Wisatawan tersebut memberikan apresiasi betapa acara tersebut mampu menghubungkan orang dari berbagai latar belakang budaya, dan menjadi daya tarik yang kuat untuk pariwisata lokal. Keindahan alam dan warisan budaya yang hidup di acara ini memberikan kesan yang mendalam bagi setiap pengunjung.”Prokopim”

(Ss)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *