Sawah Terendam Banjir di Rote Ndao, Usman Husin Desak Mentan Bertindak

Caption : Usman Husin

SERGAP.CO.ID

ROTE, || Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakibatkan banjir yang merendam lahan pertanian. Akibatnya, banyak petani di wilayah tersebut terancam mengalami gagal panen.

Bacaan Lainnya

Fenomena ini disebabkan oleh cuaca ekstrem dengan curah hujan yang tidak menentu. Debit air dari sungai meluap dan menggenangi hamparan persawahan, merusak tanaman padi yang tengah tumbuh. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah persawahan di Desa Oetululu.

“Banjir yang terjadi mengakibatkan kerusakan dan gagal panen. Karena debit air deras dari sungai di sisi sawah yang masuk ke hamparan persawahan. Setiap tahun hujan deras maka pasti persawahan sepanjang areal sungai harus gagal panen,” ujar seorang petani setempat.

Kondisi ini membuat para petani semakin cemas, mengingat pertanian adalah mata pencaharian utama mereka. Jika tidak segera ditangani, dampak ekonomi dari gagal panen ini akan sangat dirasakan, terutama bagi petani kecil yang menggantungkan hidup pada hasil panennya.

Menanggapi situasi tersebut, Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PKB, Usman Husin, mendesak Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi masalah ini.

“Menteri Pertanian harus segera melakukan mitigasi,” tegas Usman, Selasa, 8 April 2025.

Ia meminta agar Kementerian Pertanian segera menurunkan tim ke lapangan untuk melihat langsung kondisi persawahan yang terdampak. Dengan demikian, solusi yang diberikan bisa lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan petani.

Selain itu, Usman menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan nasib petani di NTT. Menurutnya, persoalan pertanian di daerah ini harus mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat agar petani tidak terus-menerus dirugikan akibat bencana alam.

“Saya tidak mungkin tinggal diam terhadap masalah-masalah pertanian di NTT. Keluhan dan aspirasi masyarakat akan terus saya suarakan dari daerah hingga tingkat pusat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *