Warga Desa Jatiwaras Pasang Spanduk Dukung APH Menyelidiki Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa (DD) TA. 2024

Warga Desa Jatiwaras Pasang Spanduk Dukung APH Menyelidiki Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa (DD) TA. 2024

SERGAP.CO.ID

KAB. TASIKMALAYA, || Warga Desa Jatiwaras, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, menggelar aksi damai dengan memasang spanduk besar yang bertuliskan “Dukung APH Mengungkap Kasus Dugaan Penyelewengan DD TA 2024!” di berbagai titik strategis desa. Aksi ini merupakan bentuk dukungan penuh kepada aparat penegak hukum (APH) untuk segera menyelidiki dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) yang terjadi pada tahun anggaran 2024.

Bacaan Lainnya

Tindakan ini muncul setelah beredarnya informasi terkait adanya penyalahgunaan Dana Desa yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Warga Desa Jatiwaras menilai bahwa setiap penggunaan dana desa harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel. Mereka berharap penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwajib dapat berjalan lancar dan mengungkapkan fakta-fakta yang jelas terkait masalah ini.

Warga Desa Jatiwaras Pasang Spanduk Dukung APH Menyelidiki Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa (DD) TA. 2024

Menurut salah seorang tokoh masyarakat Desa Jatiwaras, Bapak Adang, warga sangat menginginkan agar proses penyelidikan dilaksanakan dengan profesional dan tanpa ada campur tangan dari pihak manapun. “Kami ingin keadilan ditegakkan. Dana desa seharusnya digunakan untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan segelintir orang. Kami mendukung penuh APH dalam mengungkap kasus ini. ” Tegasnya Kamis 9/1/2025.

Aksi ini juga bertujuan untuk memberikan pesan tegas bahwa masyarakat Desa Jatiwaras peduli terhadap pengelolaan dana desa yang transparan. Selain itu, warga juga mengapresiasi upaya pihak Kepolisian dan Kejaksaan yang telah turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.

Melalui pemasangan spanduk ini, warga Desa Jatiwaras berharap agar masyarakat dapat lebih awal dan berperan aktif dalam mengawasi penggunaan anggaran desa. Mereka juga berharap agar proses hukum dapat segera memberikan kejelasan dan keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Warga desa berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemberantasan penyelewengan dana desa dan mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.

(Agus Nur Mk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *