KADIN NTT Tanggapi Bencana Letusan Gunung Lewotobi

SERGAP.CO.ID

FLORES, || Bencana alam kembali melanda Indonesia, kali ini letusan Gunung Lewotobi di Flores Timur yang mengakibatkan banyak korban dan memaksa masyarakat untuk mengungsi dari kampung halaman mereka.

Bacaan Lainnya

Peristiwa tragis ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk keluarga besar Kamar Dagang dan Industri (KADIN) yang segera merespon dengan tindakan nyata.

KADIN NTT, sebagai bagian dari organisasi yang peduli terhadap sesama, segera menginisiasi program Open Donasi untuk membantu para korban letusan. Inisiatif ini bertujuan untuk menggalang dana dan sumber daya guna meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana. Langkah ini menunjukkan kepedulian dan solidaritas yang kuat di tengah situasi darurat.

Respon cepat dari KADIN NTT tidak hanya mendapat dukungan lokal, tetapi juga perhatian dari KADIN Indonesia. Bapak Arsjad Rasjid, Ketua Umum KADIN Indonesia, bersama dengan beberapa Ketua Umum KADIN Provinsi lainnya, turut berpartisipasi dalam penggalangan dana. Bahkan, dukungan datang dari berbagai wilayah, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan, menunjukkan semangat bersatu dalam menghadapi bencana.

Dana yang terkumpul segera dieksekusi oleh KADIN daerah, khususnya KADIN Sikka yang dipimpin oleh Hary Japira. Tim KADIN Sikka bergerak cepat dengan membawa bantuan berupa ratusan paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi yang terkena dampak letusan. Aksi ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat yang sangat dibutuhkan.

Hary Japira dan pengurus KADIN Sikka telah melakukan beberapa kunjungan ke lokasi bencana untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Mereka fokus pada pengungsi yang berasal dari daerah di sekitar kaki Gunung Lewotobi, terutama di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, khususnya di desa Hikong yang menjadi salah satu lokasi pengungsian.

Namun, perhatian KADIN Sikka tidak hanya terbatas pada pengungsi. Mereka juga memberikan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Sikka yang terpengaruh oleh debu vulkanik dari letusan, meskipun tidak mengungsi. Hal ini penting karena debu vulkanik mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Di sisi lain, Ketua KADIN Kabupaten Flores Timur, Bapak Andreas Ratu Kedang, juga aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Kerjasama dan sinergi antara KADIN Sikka dan Flores Timur menunjukkan komitmen bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dengan langkah-langkah cepat dan terpadu ini, KADIN NTT serta seluruh jajarannya menunjukkan bahwa dalam situasi sulit, solidaritas dan kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama. Harapan untuk pemulihan dan kembali normal bagi masyarakat yang terdampak tetap terjaga melalui kepedulian bersama.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *