SUMBA TENGAH, || Hal ini di sampaikan dalam penyelarasan angggaran perubahan Tahun 2024 Kamis 19 September 2024 di ruang sidang paripurna DPRD kabupaten Sumba Tengah. Hal itu terungkap dalam sidang penyelasaran anggaran perubahan Tahun 2024.
Anggota Fraksi PSI Eman Jurumana ungkapnya,pengadaan mobil ini tidak menjadi prioritas untuk saat ini di perubahan anggaran 2024 sebaiknya di bawa saja pada anggraan di murni di Tahun Anggran 2025 nanti, karena yang proiritas saat ini ada banyak persoalan di masyarakat yang harus kita perhatikan seperti jalan desa atau transdes yang membutuhkan perhatian atau rusak parah contoh jalan penghubung desa Cendana-Cendana Barat, jalan Laitotuk-Waipali, jalan Umbu Pabal dll jalan rusak parah jika tidak di lakukan pemiliharaan maka hampir tidak bisa di lewati tahun 2025.
Ada gedung Sekolah yang berlantai tanah di 9 SD paralel waibaku paralel SD Inpres Gallu padamu desa Mata Redi- Mata Woga seluruh sekolah paralel semua masi lantai tanah pada umumnya dan masi ada usulan lain lagi yang di usul oleh teman-teman dewan yang lain yang lebih memprihatinkan, karena musim hujan seluruh jalan rusak akan tamba rusak di musim hujan tahun ini jika tidak segera di tangani.
Kami tegaskan Mobil tidak proiritas di perubahan ini tidak ada kondisi yang mendesak untuk segera adakan mobil darma wanita dan mobil wakil bupati, wakil bupati terpilih di november 2024 dan akan baru di lantik 2025 bulan April paling cepat masih menunggu kepastian juga dari hasil kesepatakan KPU dan DPRI jadi alasan ini yang mendasari untuk kami tolak di perubahan nanti pertimbangkan di anggaran murni Tahun Anggran 2025 mendatang.
Kalau mau lihat prioritas ada urusan lain yang lebih prioritas dari mobil Darma Wanita dan mobil wakil bupati, ada bgitu banyak camat dan dinas yang tidak memiliki mobil kalau di lihat proritas lebih proiritas camat ketimbang Darma Wanita dan wakil bupati karena Darma Wanita bukan pelaksanan langsung kegitan program prioritas pemerintah, juga wakil bupati akan baru dilantik tahun 2025 masi menunggu kepastian waktu pelantikan jadi masi bisa di geser untuk di anggrakan ke anggran murni Tahun Anggran 2025.
Hal ini di sampaikan karena secara regulasi ini momen penyelerasan jadi kita pertimbangkan mana yg proritas dan mana yang tidak sebelum kami berpendapat akhir setuju atau tidak setuju anggran di perubahan 2024 ini dan pastinya pendapat kami tidak akan menyetujui belanja mobil di perubahan ini kami harap juga Fraksi lain dan anggota lain demikian pemerintah jangan paksakan kehendak karena alasan sudah di setujui anggota yang lama dalam pembahasan dan sudah di konsultasikan ke tingkat provinsi.
Ketua Fraksi Mathias Sili Dingu dan Sekretaris Lukas R.M Linggu hal itu benar terungkap dalam harmonisasi, pengadaan mobil ini sudah di rencanakan di murni kurang lebih 10 unit 7 unit dari pemerintah tamba 3 unit pimpinan dewan pimpinan10 unit yang di dalamnya termasuk mobil camat dan kepala dinas yang tidak memiliki mobil operasional karena keterbasan anggaran pada anggaran Murni 2024 jadi di murni di tiadakan untuk pengadaan mobil dan muncul dalam Ranperda perubahan 2 mobil Darma Wanita dan Wakil Bupati terpilih nanti, Ranperda Perubahan mobil untuk Darma Wanita dan Wakil Bupati. Kami tetap berpendapat tidak setuju karena itu bukan prioritas kebutuhan rakyat 3 bulan kedepan.(Sumber dari Anggota DPRD Sumba Tengah Partai PSI)
(Ss**)






