SUMBA BARAT DAYA, || Sekeluarga menggunakan mobil AVP untuk rekreasi di danau Weekuri,desa Moromandoyo,kecamatan Kodi Utara,Kab.Sumba Barat Daya,petugas pintu masuk meminta tarif perorang Rp.500 ribu mulai anak-anak,dewasa sampai orang tua,juga mobil harus bayar yang sama,padahal satu keluarga didalam mobil.Senin,16 September 2024
Bukan masalah tarif masuk didanau Weekori tetapi petugas jaga tidak memberi kejelasan kepada pengunjung,hanya menyampaikan perorang Rp.500 ribu walaupun satu keluarga dalam mobil.Yang anehnya masyarakat sekitar danau Weekuri terlihat bebas masuk keareal wisata tersebut,apa bedanya dengan pengunjung yang lainnya.
Setiap hari lokasi obyek wisata danau Weekuri menjadi favorit untuk dikunjungi masyarakat SBD maupun luar SBD.Biaya tarif wisata danau Weekuri banyak kalangan yang menyampaikan mahal tarif masuk di lokasi tersebut.Meskipun pada dasarnya,murah dan mahalnya tarif masuk itu memang relatif.Tetapi menjadi keluhan ini yang harus diperhatikan.
Jangan sampai,persoalan keluhan para pengunjung terhadap tarif masuk ke wisata danau Weekuri menjadi bumerang bagi obyek wisata itu sendiri.Jangan sampai tidak ada lagi para pengunjung yang berkunjung karena tarif masuk yang dinilai terlalu mahal.
Hal yang lebih penting,bahwa obyek wisata danau Weekuri yang ada memberi efek dominan yang lebih besar,ada perputaran uang.Justru kehadiran pengunjung bisa mendorong sektor UMKM di obyek wisata danau Weekuri,sehingga perekonomian akan hidup jika pengunjung banyak berdatangan.
Sebaiknya,jika tempat wisata danau Weekuri sepi karena pengunjung kapok datang karena tarif masuk mahal.Sebab yang dibutuhkan bukan pengunjung sekali berkunjung ke danau Weekuri terus kapok,melainkan pengunjung datang lagi dan lagi karena merasa puas dan merasa senang.
(Ss**)






