Disoalkan Pekerjaan Perbaikan Irigasi dan Poskamling, Ini Penjelasan Pemdes Padakembang

Disoalkan Pekerjaan Perbaikan Irigasi dan Poskamling, Ini Penjelasan Pemdes Padakembang

SERGAP.CO.ID

KAB. TASIKMALAYA, || Pengunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 kembali jadi sorotan publik. Salah satu proyek perbaikan Irigasi yang di soalkan, awalnya direncanakan sepanjang 700 meter, namun ternyata hanya dibangun sepanjang 280 meter dengan anggaran sebesar Rp 121.239.000. (Seratus Dua Puluh Satu Juta Dua Ratus Tiga Puluh Sembilan Ribu Rupiah) di Desa Padakembang, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya.

Bacaan Lainnya

Selain proyek pekerjaan perbaikan irigasi Jeraemi, ada juga isu yang berkembang yang jadi buah bibir yaitu pembangunan Poskamling yang konon berasal dari Dana Desa. Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat, apakah proyek-proyek ini sudah sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes)?.

Pembangunan Perbaikan Irigasi dan Poskamling yang Disoalkan, Ini Penjelasan Pemdes Padakembang

Namun isu yang jadi bola liar tersebut di bantah Kepala Desa Padakembang, Aep Saepudin, yang didampingi oleh Bendahara Desa, Saeful, Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Baban, dan Kasi Pelayanan, Bule, informasi yang berkembang di masyarakat tidak sepenuhnya benar. Aep menjelaskan bahwa panjang irigasi yang dibangun memang hanya 280 meter dengan biaya sebesar Rp 121.239.000.

“Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) untuk irigasi sudah selesai dengan panjang 280 meter dan biaya sebesar Rp 121 juta. Proyek ini dikerjakan oleh masyarakat dengan sistem swakelola sesuai dengan rencana kerja desa.” Jelas Aep saat dikonfirmasi di kantor Desa, Rabu (04/09/2024).

Sementara ditempat yang sama, Bendahara Desa, Saeful, juga menanggapi isu mengenai adanya dana talang pada proyek irigasi tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada penggunaan dana talang dalam proyek ini. “Dana untuk proyek irigasi tersebut sudah dicairkan sesuai dengan tahapan yang ditetapkan. Jika ada dana talang, lebih baik digunakan untuk membayar Siltap (Penghasilan Tetap Perangkat Desa) yang sering tidak tepat waktu. ” Tegas Saeful.

“Kabar Isu mengenai pembangunan Poskamling dari Dana Desa juga dibantah oleh pihak desa. Menurut Saeful, yang ada adalah program penyelengaraan pembinaan pengamanan atau pemberdayaan Linmas (Perlindungan Masyarakat) untuk keamanan desa dalam menjaga lingkungan.

“Pemberdayaan Linmas dilakukan melalui pelatihan menghadapi berbagai situasi keamanan lingkungan, termasuk penyediaan seragam dan operasional selama pelatihan satu minggu,” Tuturnya Saeful, yang didukung oleh Kasi Kesra dan Kasi Pelayanan.

Disoalkan Pekerjaan Perbaikan Irigasi dan Poskamling, Ini Penjelasan Pemdes Padakembang

Pelatihan pemberdayaan Linmas ini dilaksanakan di Desa Padakembang, dengan lokasi pelatihan di dalam ruangan untuk teori dan di luar ruangan untuk praktek lapangan, yang dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

“Tahap pertama dari program ini sudah selesai, baik itu untuk program pemberdayaan maupun fisik. Sedangkan untuk tahap kedua, ada dua desa di Kecamatan Padakembang yang belum menerima pencairan, yang pertama Desa Cipaku yang kedua Desa Padakembang ini sendiri. ” Pungkasnya.

Dengan penjelasan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami proses pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Padakembang. Transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan Dana Desa menjadi hal yang sangat penting untuk menjawab segala pertanyaan dan keraguan masyarakat.

Kedepannya, diharapkan semua proyek pekerjaan yang dibiayai oleh Dana Desa dapat terus dipantau bersama oleh seluruh pihak demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa. Kesuksesan pembangunan fasilitas umum di desa tidak telepas dari kerjasama seluruh perangkat desa dan Masyarakat, sehingga dapat terlaksana Pembangunan seperti saat ini.

Atas nama pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparat desa dan Masyarakat yang turut memberikan mendukungan dan sumbangsihnya berupa moril maupun materi sehingga Pembangunan yang diharapkan dapat tewujud dan dinikmati secara bersama-sama.

(Rizal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *