KUPANG, || Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua dari Paket Solid, rencana membangun pabrik karung plastik di Kecamatan Hawu Mehara.
Paket Simon Petrus Dira Tome dan Dominikus Dadi Lado ingin mengatasi masalah lapangan pekerjaan dengan mengembangkan sektor industri.
Disampaikan Ketua DPD II partai Gokkar, Simon Petrus Dira Tome saat berdialog dengan masyarakat Desa Molie, Senin (08/07/2024) malam.
Kata dia, salah satu penyebab utama tingginya tingkat kemiskinan di daerah ini adalah kurangnya lapangan pekerjaan.
“Kami bertekad untuk mengembangkan sektor industri yang dapat membuka peluang kerja bagi ratusan hingga ribuan warga Sabu Raijua,” ujarnya disambut hangat oleh hadirin.
Menurut Simon, kebutuhan akan karung plastik di Sabu Raijua sangat tinggi untuk mendukung sektor pertanian, kelautan dan industri lainnya.
“Kami berencana membangun pabrik karung plastik di Mehara tidak hanya untuk kebutuhan lokal melainkan seluruh NTT,” Ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa penyediaan karung plastik untuk seluruh NTT akan mengurangi ketergantungan pada impor dari luar provinsi.
Selain itu, Simon Petrus Dira Tome juga menyoroti dampak ekonomis positif yang akan dihasilkan oleh pabrik karung plastik ini.
“Jadi pabrik ini dengan sendirinya ada aliran uang segar yang signifikan di Sabu Raijua akan menguntungkan para pengusaha, petani, nelayan, pedagang dan buruh pelabuhan,”kata dia.
Menurut Simon Petrus, Ini adalah langkah penting untuk mencegah Capital Flight di daerah ini.
Dia juga menjelaskan pembukaan lapangan pekerjaan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi akan membawa dampak positif seperti peningkatan daya beli masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PADS).
“Jika semua ini terwujud, cita-cita kita untuk mewujudkan Sabu Raijua yang maju, mandiri, inklusif, dan kompetitif akan semakin dekat,” tegasnya.
Rencana ini bukan hanya berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Sabu Raijua, tetapi juga mengubah paradigma ekonomi daerah dari yang bergantung pada sektor primer menjadi lebih berbasis industri.
Harapannya, dengan dukungan masyarakat dan keberhasilan implementasi rencana ini, Sabu Raijua dapat mengatasi tantangan kemiskinan dan memasuki era pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Simon Petrus Dira Tome menegaskan bahwa pabrik karung plastik ini tidak hanya akan menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga akan menciptakan lapangan kerja yang signifikan bagi masyarakat Sabu Raijua.
“Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan lingkungan investasi yang kondusif di Sabu Raijua,” pungkas Simon.
Sementara Dominikus Dadi Lado menekankan pentingnya dukungan penuh dari masyarakat dan berbagai pihak terkait untuk mewujudkan rencana ini.
Dengan demikian, Paket Solid tidak hanya menawarkan solusi konkret untuk masalah lapangan pekerjaan dan kemiskinan, tetapi juga membuka peluang baru bagi Sabu Raijua untuk bertransformasi menjadi daerah yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi di tingkat regional.
(Dessy)






