KOTA BANDUNG, || Kesuksesan hanya akan diraih oleh orang orang sabar, tawakal, tekun dan optimis. Begitulah ungkapan yang pas di sematkan kepada Novy Maryani yang telah sukses dalam karir akademisnya meraih gelar Doktor Pendidikan Islam dengan Yudicium 3,87, bertempat di Lantai 4 Gedung Pasca Sarjana UIN SGD Bandung, Kamis, 27 Juni 2024.
Dihadapan tim penguji, perempuan berparas cantik ini dengan taktis, argumentatif dan rasional sanggup mempertahan karya ilmiahnya. Ia dengan fasih mampu menjawab dan menjelaskan secara detail semua pertanyaan yang diajukan oleh para penguji.
Dalam abstraksi nya, Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SGD Bandung ini mengatakan bahwa penelitian berangkat dari pemahaman bahwa keterampilan berbicara memiliki kandungan erat dengan pengucapan, penilaian kata dan pembentukan kalimat untuk menyampaikan makna kalimat yang dimaksud.
Sebab itu, lanjut Novi, Ilmu sharaf tidak hanya berperan penting dalam bahasa tulis, tetapi juga dalam pembentukan kalimat lisan.
Namun, sampai saat ini ilmu Sharaf nampaknya hanya mejadi mata pelajaran terpisah dalam mata pelajaran bahasa yang fungsinya untuk mengubah kata kata.
Seharusnya, pengajaran ilmu sharaf dihubungkan dengan pengajaran Muhadatsah untuk meningkatkan keterampilan berbicara. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar sharaf di pondok pesantren menjadi hal yang sangat penting.
Dipaparkan Novi, Penelitian bertujuan untuk mengetahui hal hal berikut :
- Kondisi nyata bahan ajar yang digunakan untuk mata pelajaran di Pondik Pesantren Miftahul Huda 2 Ciamis.
- Mernacang pengembangan bahan ajar mata pelajaran Sharaf berbasisi Muhadatsah untuk meningkatkan keterampilan berbicara di Pesantren Miftahul Huda 2 Ciamis.
- Menerapkan bahan ajar mata pelajaran Sharaf berbasis Muhadatsah untuk meningkatkan keterampilan berbicara di Pesantren Miftahul Huda Ciamis.
- Efektivitas penggunaan bahan ajar mata pelajaran sharaf berbasis Muhadatsah untuk meningkatkan keterampilan berbicara di Pesantren Miftahul Huda Ciamis.
Sedangkan untuk metode penelitian, Novi menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) yang merujuk pada langkah langkah desain pengembangan yang dikembangkan oleh Alessi dan Trollif. Desain pengembangan dibagi menjadi 3 prosedur meliputi :
- Tahap perencanaan
- Tahap desain
- Tahap pengembangan
Sedangkan Uji coba produk terdiri dari uji alfa yang dilakukan oleh 2 ahli materi dan 2 ahli media. Serta uji beta yang lakukan dalam 2 tahap uji yaitu uji beta 1 ( uji coba kelompok kecil) pada 6 siswa dan uji beta 2 ( uji coba kelompok besar) pada 26 siswa di institut Miftahul Huda.
Selanjutnya, melakukan pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, kuisioner, untuk ahli materi, ahli media, kuisioner respon siswa dan alat tes tertulis.
Kemudian dari hasil penelitian ini adalah :
- Bahan yang digunakan siswa khusus buku kilani (Sharaf) dan contoh contoh konjugasi. Penyajian materi dalam buku tersebut sangat sederhana, dan kemampuan membaca buku klasik sehingga kurang variasi dan interaktif.
- Bahan ajar mata pelajaran sharaf berbasis Muhadatsah yang dirancang sangat sesuai sebagai sumber belajar dalam pengajaran sharaf untuk meningkatkan keterampilan berbicara. Hal ini ditinjau sesuai dengan penilai ahli materi, ahli media dan subjek ujian.
- Penerapan bahan ajar mata pelajaran sharaf berbasisi Muhadatsah yanhg dikembangkan sangat epektif sebagai sumber belajar dalam pengajaran sharaf untuk meningkatkan keterampilan berbicara. Terbukti dari rata rata skor tes awal 56, 55 meningkat pada test akhir menjadi 77,454 dengan skor 0.7.
(Dewy)






