KUPANG, || Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank NTT dengan penuh ketegasan dan transparansi.
RUPSLB berlangsung di Kantor Gubernur NTT dengan fokus utama pada penggantian sejumlah pejabat kunci di Bank NTT.
Keputusan tersebut mencakup pergantian Direktur Utama, Direktur Kredit, Komisaris Utama, dan Komisaris Independen. Meskipun alasan di balik perubahan tersebut belum dijelaskan secara rinci, pemegang saham seri B Bank NTT, Amos Corputty, menyatakan bahwa permohonan persetujuan telah diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Meskipun terjadi pergantian signifikan di tingkat kepemimpinan Bank NTT, Pemerintah Provinsi NTT bersikap waspada dalam memberikan komentar kepada media. Hal ini tercermin dari sikap Sekretaris Daerah NTT, Kosmas D Lana, yang menolak memberikan pernyataan, dan Pj Gubernur NTT Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake yang memilih untuk menghindari konfirmasi media.
Meski begitu, keputusan ini menandai komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk memastikan keberlanjutan dan stabilitas operasional Bank NTT dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan perbankan di wilayah tersebut.”
(Dessy)






