Pagelaran Wayang Kulit di Kecamatan Sumber Salah Satu Rangkain Hari Jadi ke 542 Kab. Cirebon

SERGAP.CO.ID

KABUPATEN CIREBON || Dalam rangkaian hari jadi kabupaten Cirebon yang ke 542 sekaligus melestarikan kebudayaan lokal Cirebon Dinas Budaya dan Pariwisata melaksanakan pagelaran seni wayang kulit yang berlangsung di Kelurahan Gegunung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Budaya dan Pariwisata Sumarno menjelaskan, Dinas Budaya dan Pariwisata selalu mendorong kegiatan-kegiatan yang memajukan seni dan budaya seperti di kelurahan gegunung ini masyarakat nya sangat antusias ini membuktikan bahwa budaya serta seni salah satunya wayang kulit masih sangat di minati oleh masyarakat, Jumat (04/05/2024).

Melalui kegiatan ini juga sekaligus mengenalkan kepada generasi milenial supaya bisa terinspirasi dan mengetahui budaya-budaya lokal Cirebon jangan hanya mengetahui kebudayaan luar saja.

Untuk saat ini DPRD sedang menggodong peraturan daerah (Perda) tentang pemajuan kebudayaan kalau perda ini sudah disahkan bisa jadikan dasar cantolan hukum kita untuk bergerak.

Kalau sekarang belum ada cantolan hukum nya jadi masih berat untuk melindungi seniman-seniman dan kebudayan-kebudayaan. Mudah-mudahan segera disahkan oleh DPRD tentang perda pemajuan kebudayaan.

“Dalam perda tersebut ada 10 poin diantaranya manuscript, seni, olahraga tradisional, makanan tradisional dan termasuk seni itu ada didalam kebudayaan maka nanti Dewan Kesenian Cirebon (DKC) akan di rubah menjadi Dewan Kebudayaan Kabupaten Cirebon (DKKC), ” ujarnya.

Memajukan seni dan kebudayaan harus ada dukungan dari seluruh stekholder Disbudpar tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan dari para stekholder.

“Saya berharap kesenian dan kebudayaan kabupaten Cirebon bisa meningkat serta terus di lestarikan bahkan bisa di kenal sampai internasional, ” pungkasnya.

Sementara itu Camat Sumber Teguh Supriadi mengatakan. Kegiatan Pagelaran seni dan budaya ini memang setiap tahun selalu dilaksanakan dengan melalui anggaran PIK dan lokasi yang berbeda-beda setiap tahunnya.

Alhamdulillah dalam pagelaran wayang kulit di kelurahan gegunung ini dalang nya kita ambil dari warga kelurahan kemantren jadi dari kita, oleh kita dan untuk kita.

“Saya berharap melalui pagelaran seni ini kebudayaan tetap di lestarikan dan selalu bisa eksis sehingga bisa berkembang dengan baik,” pungkasnya.

(Agus Subekti)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *