KUPANG, || Pdt. Emmy Sahertian, yang juga aktivitas kemanusiaan mengimbau masyarakat NTT agar tidak terpengaruh modus penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja dengan -iming-ming gaji tinggi. Warga diminta waspada.
Pendeta Emy dikonfirmasi Kamis (2/4/2024), memminta warga tetap waspada dan tidak terpengaruh dengan oknum maupun kelompok tertentu untuk bekerja diluar negeri dengan diiming-imingi serta menjanjikan gaji atau pendapatan yang menggiurkan, baik langsung maupun melalui media sosial, baik melalui orang yang tidak dikenal maupun yang kita kenal, atau lembaga yang tidak jelas perizinannya.
Pendeta Emy juga mengimbau warga agar waspada terhadap modus baru penipuan scam, dan program magang kerja sambil kuliah.
“Teliti dan saring informasi yang benar terutama apakah ada kaitannya dengan tindak pidana perdagangan orang,” ujarnya.
Apabila ingin bekerja diluar negeri, Pendeta Emy menyarankan, agar memastikan betul-betul melalui proses dan mekanisme serta prosedur yang berlaku, sehingga dapat meminimalisir adanya perekrutan tenaga kerja yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Apabila ditemukan adanya oknum atau kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi dan kondisi dengan melakukan perekrutan tenaga kerja yang tidak sesuai dengan prosedur, Pendeta Emy meminta warga agar segera melaporkan kepada instansi terkait dan aparat keamanan untuk dapat mengambil langkah-langkah penindakan hukum selanjutnya.
“Saya sebagai aktivis gereja yang merasa terpanggil untuk membantu masyarakat menyelesaikan persoalan yang ada, serta mari kita bersama-sama dengan pihak Polri bersatu memberantas berbagai macam modus pengiriman tenaga kerja non prosedural ke luar negeri,” demikian Pendeta Emy.
(Desy)






