Mengawal Transisi Kepemimpinan: Dekan Andre Koreh Menguak Esensi Peran Pers dalam Membangun Bangsa yang Adil dan Berkualitas

Mengawal Transisi Kepemimpinan: Dekan Andre Koreh Menguak Esensi Peran Pers dalam Membangun Bangsa yang Adil dan Berkualitas
Caption : Dekan Fakultas Teknik UCB, Dr. Ir. Andre W. Koreh, MT, IPM, Asean Eng,.

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Sebuah Dialog yang memukau, Dekan Fakultas Teknik UCB, Dr. Ir. Andre W. Koreh, MT, IPM, Asean Eng,.menyampaikan Selamat Hari Pers Nasional 2024 kepada insan pers di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Sambil menyoroti peran penting pers dalam memelihara esensi demokrasi dan menciptakan masyarakat yang terinformasi.

“Kepada seluruh insan pers yang saya hormati dan banggakan, pada Hari Pers Nasional 2024, Saya Andre W. Koreh, mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers di Indonesia,” Ujar mantan ketua umum panitia Hari Pers Nasional Kupang tahun 2011 ini. Jumat (9/2/2024).

Menurut Koreh, pers memiliki peran fundamental dalam membentuk pemikiran dan memberikan edukasi, terutama dalam konteks sebuah negara demokratis. Ia menekankan bahwa tanggung jawab pers tidak hanya terletak pada menyampaikan informasi, tetapi juga pada menjaga kejujuran, kecerdasan, dan integritas informasi bagi masyarakat.

Koreh menyampaikan kekhawatiran terhadap pemberitaan hoaks yang dapat merusak kepercayaan masyarakat dan mempengaruhi keputusan politik. Dia menekankan bahwa pers harus tetap profesional dalam pemberitaannya, terutama dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan datang.

Dalam tema Hari Pers Nasional 2024, “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”, Koreh menekankan pentingnya peran pers dalam memastikan bahwa proses transisi kekuasaan berjalan lancar dan masyarakat dapat membuat pilihan yang cerdas dan berdasarkan nurani.

Koreh juga menyoroti perbedaan pendapat sebagai kekayaan, tetapi memperingatkan bahwa pers memiliki tanggung jawab untuk mencegah perbedaan tersebut memecah belah masyarakat. Dia menegaskan bahwa pers harus tetap menjaga integritas dan menghindari pemberitaan yang memecah belah.

” Perbedaan itu adalah suatu kekayaan tetapi perbedaan yang membuat kita terpisah itulah tugas pers untuk menjaga supaya tidak terjadi pecah belah” Tambahnya

Dalam akhir Dialognya, Koreh menyerukan kepada pers untuk menjaga visi misi mereka dalam membangun bangsa, dengan menekankan integritas, kejujuran, dan kecerdasan dalam pemberitaan mereka.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *