Kolaborasi Sinergis Melawan Stunting: CV. Gasrem dan UCB Bergandengan Tangan

SERGAP.CO.ID

LEMBATA, || Sebuah langkah nyata menuju perubahan yang berarti telah dilakukan Kepala Puskesmas Waipukang, Darius Baki Akamaking SKM. Betapa tidak, selaku kepala Puskesmas, dirinya mengapresiasi kerjasama yang tak ternilai antara Fakultas Kesehatan Universitas Citra Bangsa (UCB), CV. Gasrem, dan berbagai pihak lainnya.

Bacaan Lainnya

“Kolaborasi ini tak hanya menghormati program “Go Serewi” yang tengah dicanangkan di puskesmas ini, namun juga memberikan harapan baru dalam mengatasi masalah stunting,” tutur Baki pekan ketiga Agustus 2023.

Sementara Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UCB, Vinsensius Belawa Lemaking SKM.,M.Kes, berpendapat bahwa tindakan nyata seperti ini mestinya dijadikan contoh semua elemen masyarakat.

Ia mengungkapkan, “Banyak yang berbicara tentang mengatasi stunting dari balik dinding gedung megah dan panggung berkilauan. Namun, hanya sedikit yang mampu bergerak nyata seperti ini.

Meski terlihat sederhana, kontribusi ini memiliki dampak besar bagi masyarakat kecil yang menerima manfaatnya. Kita berharap semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk ikut serta, sehingga masalah kesehatan dasar ini bisa teratasi dengan baik.” Lemaking yang juga dikenal sebagai Sekretaris Jendral Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Provinsi NTT.

Selaku Direktur CV. Gasrem Surya Perdana dan calon Wakil Bupati Kabupaten Lembata pada tahun 2024,

Robertus Nikodemus Take Lemaking, S.Pd., M.Pd, s, yang telah memberikan bantuan yang luar biasa dengan menyumbang ratusan anakan mangga dan jeruk kepada Puskesmas Waipukang Ile Ape serta Puskesmas Lemau Ile Ape Timur, di kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 5 Agustus 2023 menuturkan pemberian bantuan itu semata untuk kepentingan melawan stunting.

Penyerahan bantuan ini dilakukan dalam acara penerimaan peserta “Tour Lintas Nusa Making Miracle UCB – IAKMI NTT,” di mana CV. Gasrem menjadi salah satu mitra. Robert dengan tegas menggarisbawahi komitmen untuk bekerja sama dalam upaya pencegahan stunting. Ia menyatakan, “Stunting adalah masalah yang kompleks dan memerlukan penanganan yang tepat. Salah satunya adalah dengan memperkuat gizi keluarga. Setiap keluarga perlu memiliki tanaman sayur dan buah di rumah. Oleh karena itu, kami merasa terpanggil untuk memberikan bantuan ini. Mungkin ini bukanlah hal besar, tetapi kami berharap bahwa ini bisa menjadi dorongan bagi keluarga lain untuk mulai menanam di pekarangan mereka.”

Selain mengatasi masalah gizi, Robert juga berfokus pada kelangkaan air di daerah Ile Ape. Berdasarkan pengalamannya di Pulau Timor, terutama di Kabupaten Kupang, ia menyarankan agar setiap dusun di daerah ini mencari solusi praktis, seperti menggunakan bor air. Pengalaman di masa lalu membuktikan bahwa pendekatan ini memiliki efektivitas yang signifikan dalam mengatasi kelangkaan air.

Kolaborasi yang diperlihatkan oleh CV. Gasrem dan UCB ini tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak. Dengan memberikan perhatian kepada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, langkah-langkah ini telah menciptakan dampak nyata dan memberikan harapan bagi masa depan yang lebih baik.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *