SERGAP.CO.ID
FLORES TIMUR, || Dalam momen bersejarah, Frans Aba, anak Nusa Tenggara Timur (NTT) yang inklusif, merangkul ikatan keluarga Ende-Lio dan masyarakat dalam acara arisan Keluarga Wua Mesu. Acara yang berlangsung di desa Watowiti, Larantuka, pada Minggu, 13 Agustus 2023, menghadirkan momen hangat yang mendefinisikan semangat inklusi dan kepedulian. 14 Agustus 2023.
Frans Aba, yang dikenal sebagai pribadi berpengaruh dengan akar Ende-Lio, diterima dengan hangat oleh 88 Kepala Keluarga dan anggota ikatan keluarga tersebut. Namun, kehadiran Frans bukan hanya sekadar merepresentasikan garis keturunan eksklusif, tetapi sebagai simbol inklusi, menginspirasi di mana pun ia berada.
Pada sambutan pembuka, Karolus Kamis Putih, ketua paguyuban, mengungkapkan apresiasi mendalam atas kehadiran Frans. “Kehadiran Pak Frans bukan hanya sekadar berkumpul, tetapi momen untuk saling menguatkan dan memberi perhatian kepada sesama dalam semangat gelekat,” ungkap Karolus.
Pak Benediktus Wangga, tokoh penting dalam acara, mengekspresikan dukungan mendalamnya. “Kita dukung beliau dengan segala kompetensinya. Figur seperti Pak Frans sangat langka, dan saatnya kita beraksi,” tutur Benediktus.
Dalam kesempatan berbicara, Frans menjelaskan gagasannya tentang pembangunan di NTT. Pertanyaan kritis dari peserta, Yani Keo, menggugah perhatian sekitar program terintegrasi untuk mendukung ekonomi masyarakat. Frans memberikan pandangan tajam tentang masalah ini.
“Pertama, kepemimpinan NTT harus diambil dengan serius untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada. Utang Provinsi yang mencapai Rp1,3 triliun menjadi tantangan utama. Kita perlu membangun kebijakan yang efektif untuk menangani ini,” Frans menegaskan. “Kedua, program integrasi ekonomi harus ditingkatkan melalui manajemen rantai pasok yang lebih baik. Dengan memperhatikan manajemen pengadaan, hubungan dengan pelanggan, dan tingkat outsourcing, produk-produk lokal seperti jagung, ubi, dan ikan akan semakin berkembang.”
Frans mengakhiri pidatonya dengan keyakinan. “Saya siap bekerja untuk memajukan NTT. Dukungan dan restu dari saudara-saudari semua sangat berarti. Kita akan bersama-sama mengatasi tantangan ini.”
Acara arisan Keluarga Wua Mesu ini bukan hanya sekadar pertemuan keluarga, tetapi simbol perubahan positif yang diusung oleh Frans Aba. Semangat inklusi dan perubahan nyata dalam pembangunan ekonomi menjadi komitmen yang ditegaskan oleh pribadi berpengaruh ini.
(Desi)






