Pemilihan Gubernur NTT 2023: Frans Aba Dapat Dukungan Hangat dari Warga

Caption : Frans Aba bersama Tokoh masyarakat di Bajawa- Ngada.

SERGAP.CO.ID

NTT, || Dalam waktu dekat, Frans Aba akan menjadi kandidat Gubernur NTT untuk periode 2023-2029.

Bacaan Lainnya

Masyarakat memberikan sambutan hangat karena melihatnya sebagai sosok tanpa hutang politik, namun memiliki aura, semangat, dan gagasan yang berbeda, namun tegas dan jelas.

Dalam acara adat Kago Mae di Bajawa, Frans Aba menyampaikan visi politiknya, termasuk pengalamannya mengadvokasi korban Human Trafficking Nirmala Bonat dan keprihatinannya terhadap eksistensi UMKM dan sektor pertanian. Frans Aba juga menekankan perlunya mendukung UMKM lokal dan menolak kehadiran minimarket kapital yang bisa merugikan kios-kios masyarakat lokal.

Masyarakat, seperti Maria Adelheid Moi, memberikan dukungan dan doa agar cita-cita Frans Aba sebagai Gubernur NTT terwujud dan programnya bisa berdampak positif bagi kemajuan rakyat NTT. Semoga Frans Aba mampu menjalankan perannya sebagai pemimpin yang peduli dan berpihak pada kepentingan orang kecil.

Frans Aba, dengan latar belakang pendidikan Magister dan Doktor di Singapura dan Malaysia, membuktikan komitmennya dalam berbagai perjuangan. Salah satunya adalah saat ia terlibat aktif dalam membantu advokasi Nirmala Bonat, seorang korban perdagangan manusia. Meskipun namanya tidak terpublikasi karena statusnya sebagai mahasiswa yang cukup rentan, Frans Aba tak pernah ragu membantu Paul Liyanto dalam menyelamatkan Nirmala Bonat dari deportasi.

Tidak hanya itu, Frans Aba juga menunjukkan kepeduliannya terhadap sektor pertanian dan perkebunan di NTT. Ia menyuarakan perlunya maksimalisasi potensi sektor pertanian, khususnya dalam produksi kopi berkualitas. Ia berpendapat bahwa pemerintah harus mendukung penuh petani, dari tahap awal di kebun hingga membangun branding untuk memastikan keuntungan dan identitas asli tetap berada di tangan orang-orang NTT.

Dalam pandangannya, ancaman terhadap UMKM lokal juga menjadi perhatian serius. Dengan tegas, Frans Aba menyatakan penolakannya terhadap minimarket kapital seperti Indomaret dan Alfamart yang menjamur di daerah. Ia percaya bahwa dengan regulasi yang tepat dan jelas, kios-kios masyarakat NTT bisa bertahan dan UMKM lokal akan semakin berkembang.

Pertemuan dengan Maria Adelheid Moi menunjukkan dukungan besar dari masyarakat. Maria menggambarkan kehadiran Frans Aba sebagai doa yang terkabul bagi mereka. Sebagai perempuan yang hanya bisa bekerja dan berdoa, Maria menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Frans Aba sebagai Gubernur NTT, berharap agar seluruh program dan rencananya dapat terlaksana demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat NTT.

Dengan antusiasme dan dukungan yang begitu besar dari masyarakat, Frans Aba semakin percaya diri untuk mengemban tugas sebagai Gubernur NTT. Semoga visi dan gagasannya yang berbeda tetapi tegas dan jelas dapat membawa perubahan positif dan kemajuan bagi NTT dalam periode kepemimpinannya yang akan datang. Tantangan besar menanti, namun Frans Aba yakin bahwa dengan semangat dan dedikasi, dia akan menjadi pemimpin yang benar-benar peduli dan berpihak pada kepentingan orang-orang kecil di NTT.

(Desi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *