SERGAP.CO.ID
KOTA BIMA || Puluhan siswa dari dua SMA Negeri di kota bima yang masih dibawah umur diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bima kota karena di duga ingin tawuran. Pada minggu, (31/7/2023) sekira pukul 24:00 WITA.
Puluhan anak-anak siswa yang berasal dari kabupaten bima itu diamankan Aparat kepolisian Resort Bima kota saat hendak berkelahi di lingkungan sadia kecamatan Mpunda Kota Bima tepatnya tengah malam. Beruntung pihak kepolisian cepat terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima informasi masyarakat sehingga Tawuran puluhan anak-anak siswa itu berhasil di gagalkan.
Personel Kepolisian resort bima yang melakukan pencegahan terjadinya tawuran puluhan anak-anak siswa dari dua sekolah di Kota bima tersebut kemudian mengamankan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bima kota selama satu malam.
Setelah di lakukan interogasi oleh Aparat kepolisian terhadap puluhan anak- anak siswa ini kemudian di lakukan pula pembinaan dan motifasi oleh Aparat Penegak Hukum (APH) Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bima kota agar menanamkan kesadaran dan mentalitas yang baik.
Selanjutnya Unit PPA Polres Bima Kota mengubungi orang tua dan kelurga puluhan pelajar dari dua Sekolah itu agar datang ke Polres Bima Kota untuk mengetahui bahwa anak-anaknya sedang berurusan dengan kepolisian.
Puluhan pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Bima di berikan pembinaan oleh Personel Unit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota Muh. Supryadi, SH di hadapan orang tuanya agar mereka dapat merenungi bahwa sekolah adalah sangat penting untuk mendapatkan Ilmu demi meraih masa depan yang lebih cemerlang.
Usai di berikan pembinaan oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota, akhirnya puluhan pelajar tersebut di kembalikan lagi kepada orang tua dan keluarganya pada hari senin, 31 juli 2023 sore.
“Saat ini, kata mantan kanit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota AIPDA Syaiful, SH, puluhan pelajar langsung dilakukan pembinaan karena masih dibawah umur.” Jadi sekitar pukul 17:30 WITA anak-anak ini kembalikan kepada kelurganya untuk melanjutkam Sekolahnya.
“Sekarang kita bina dengan bimbingan rohani dan mental dan kita buatkan surat pernyataan, kalau mengulangi perbuatanya dan benar melakukan tindakan tawuran lagi kita bisa proses sesuai dengan peradilan anak.”ungkap Saiful.
(Obama)






