SERGAP.CO.ID
BIMA || Pemuda bernama Imam Cyahyadi Korban Tindak Pidana Penganiayaan (Pemanahan) yang diduga dilakukan oleh Sdr. Robin dan Sdr. Arifin alias Mone jimi asal Desa Woro Kecamatan Madapangga kabupaten bima yang terjadi pada 26 Juni 2023 lalu.
Kerena kedua pelaku belum berhasil di tangkap oleh Aparat kepolisian akhirnya keluarga korban melakukan pemblokiran jalan raya tepatnya di depan lapangan sepak bola desa tonda. Sabtu, (15/7/2023) Sekira Pukul 09:00 WITA.
Pemblokiran jalan di lakukan Pihak keluarga korban menuntut agar pelaku yang memanah Imam Cahyadi segera di tangkap dan di adili.
Kapolsek Madapangga bersama anggota tiba di lokasi pemblokiran dan langsung melakukan penggalangan terhadap warga yang melakukan pemblokiran jalan dan dijelaskan bahwa pihak kepolisian sudah semaksimal mungkin melakukan pencarian para pelaku.
Kasat Intelkam Polres Bima AKP Syafrudin, SH turun dilokasi pemblokiran jalan dan menemui keluarga korban, kemudian memberikan pemahaman serta penggalangan terhadap keluarga korban. Berkat pendekatan humanis dan edukasi kasat intelkam polres bima tersebut akhirnya jalan yang diblokir dibuka kembali oleh keluarga korban dan dibantu oleh Personil Polsek Madapangga dan Personil Sat Samapta Polres Bima.
Selain itu, kasat intelkam Polres Bima AKP Syafrudin, SH bersama di dampingi Kapolsek Madapangga menfasilitasi pertemuan antara pihak keluarga korban dengan Kapolsek Madapangga serta aparat Pemerintah bertempat di kantor Desa Tonda kecamatan madapangga.
Kasat Intelkam Polres Bima AKP Syafrudin, SH menyebutkam, pada pertemuan itu pihak keluarga korban menginginkan pertemuan lanjutan antara keluarga korban dan keluarga terduga pelaku pada hari Sabtu tanggal 15 Juli 2023 sekitar pukul 16.00 wita.
“Namun karena adanya isu-isu provokasi yang dilakukan oleh oknum/kelompok tertentu terhadap keluarga kedua belah pihak sehingga rencana pertemuan lanjutan tidak jadi dilaksanakan untuk menghindari terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah hukum kecamatan madapangga kabupaten bima”. Tutur AKP Syafrudin.
Alhamdulillah Setelah kita memberikan pemahaman terhadap keluarga korban, pasca aksi pemblokiran jalan tersebut kembali normal dan situasi di Dasa Tonda Kecamatan Madapangga dalam keadaan aman dan terkendali. Ujarnya Kasat Intel polisi senior itu.
Sementara, Kanit IK Polsek Madapangga tetap melakukan koordinasi serta penggalangan terhadap kedua belah pihak dalam mengetahui perkembangan rencana pertemuan tersebut demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
(Obama)






