Bupati Lahat Cik Ujang Terancam “Pasal 310 Tentang Pencemaran Nama Baik”

SERGAP.CO.ID

LAHAT, || Pernyataan Bupati Lahat Cik Ujang SH Tentang adanya Uang Pelicin saat perekrutan tenaga PPS dan PPK yang di duga di lakukan KPU D lahat meminta uang sebesar 10-5 juta Rupiah,berbuntut panjang hingga masuk ke rana Hukum
Memanas Suhu Politik, Perwakilan PPK dan PPS didampingi Kuasa Hukum Laporkan Cik Ujang Ke Polres Lahat
Pada saat Aliansi Organisasi Ke-Pemudaan (OKP) Bersatu Peduli Rakyat di Kabupaten Lahat mengelar aksi, pada Selasa (16/5/23) di Jalan Protokol H. Burlian depan Kantor DPRD Lahat beberapa minggu yang lalu.

Bacaan Lainnya

Atas Tudingan yang di sampaikan Bupati Lahat tersebut, Kini perwakilan PPK dan PPS (inisial Z dan S) didampingi kuasa Hukum M. HaFrizal S.H dan Ismet Taher S.H secara pribadi mendatangi SPKT Polres Lahat Untuk Melaporkan Hal Tersebut dan keberatan Atas tudingan yang dilontarkan Bupati Lahat Cik Ujang SH.

Saat dikonfirmasi beberapa awak media mengkompirmasi terhadap Pelapor melalui Tim Kuasa Hukum M. Hafrizal S.H dan Ismet Taher S.H menyampaikan, kegiatan hari ini rabu (24/5) Menindaklanjuti hasil aksi demo tanggal 16 mei 2023 yang lalu.

Dan dari aksi OKP tersebut disana ada sambutan Bupati Lahat, bahwa ada perbuatan tidak menyenangkan dan Pencemaran nama baik karena dia mengatakan bahwa syarat untuk menjadi PPK dengan PPS itu harus mengeluarkan biaya 10 juta dan 5 juta untuk jadi PPK dan PPS, terkait ungkapan Bupati tersebut, pada hari ini kita buat laporan ke SPKT Polres Lahat dengan Dua pelapor yaitu dari PPK dan PPS. “urai Ismet

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : SUPRA ARISTIAWAN : LP/B/73/V/2023/SPKT/POLRES LAHAT/POLDA SUMATRA SELATAN dengan tindak pidana penghinaan UU nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 310. dan ZULHENDRA dengan LP/B/74/V/2023/SPKT/POLRES LAHAT/POLDA SUMATRA SELATAN atas Tidak Pidana Pencemaran Nama Baik UU nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 310.

“alhmdulillah laporan sudah diterima SPKT Polres Lahat, sekarang kita tunggu prosesnya dan Semoga para pelapor mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.” tutup ismet

(Hr/Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *