SERGAP.CO.ID
KUPANG, || SMA Negeri 10 Kota Kupang, sekolah yang memiliki predikat atau status sekolah penggerak, dengan kurikulum Merdeka belajar menyelenggarakan Celebration Day Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, yang di fokuskan di Lapangan Olahraga, SMA Negeri 10 Kota Kupang , Sabtu (27/06/2023).
Kegiatan yang berlangsung setengah hari ini, dimulai pukul 08.00 WIB, dengan Tema, Suara Demokrasi Kearifan Lokal, Bangunlah jiwa Raga, Bhineka Tunggal Ika, melibatkan seluruh komponen sekolah yaitu siswa, guru, tenaga kependidikan, penjaga sekolah dan lain-lain.
Kegiatan Gelar Karya P5 dibuka langsung oleh Kepala sekolah SMAN 10 Kota Kupang, Drs. Daniel Bolle.
Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan pesan, pentingnya melatih jiwa wirausaha selagi masih muda dan juga pentingnya belajar berdisiplin, memahami arti berjuang bersama saat bekerja dalam tim.
Hal senada juga disampaikan oleh Rosalina, Selaku Wakil Kepala sekolah Bagian Kurikulum SMA Negeri 10 Kota Kupang Saat ditemui di sela-sela kegiatan , Menjelaskan bahwa Celebration adalah aksi nyata yang dilakukan oleh Siswa/i dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5 ) sebagai pembuktian siswa/i secara Aktualisasi, Implementasi yang disesuaikan dengan Kurikulum Merdeka, bahwa Siswa/i tersebut sudah melaksanakannya.
” Hari ini kami menggelar Festival Project dimana merupakan salah satu wadah kreativitas siswa dalam implementasi pembelajaran di ruang kelas dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Biasanya dilakukan satu tahun dua kali” Jelas Rosalina.
Festival diisi dengan penampilan keterampilan dari siswa-siswi Sekolah di bidang musik, lagu, bahasa, ilmiah , drama, mini talkshow, dan tari kreasi.
Ia menerangkan ada 5 thema yang dilaksanakan yakni Bhineka Tunggal Ika, bergotong- royong, Suara Demokrasi, Kearifan Lokal, Kewirausahaan dan Bangunlah Jiwa Raganya,Beriman Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia.
” Kelas 10 masih ada kearifan lokal, Pupuk bokasi, kewirausahaan dan jiwa raga, Bhineka tunggal Ika berupa Karya Tulis Ilmiah, Thema Suara Demokrasi ada Presiden SMANTEN sehari, Thema kewirausahaan menghasilkan produk Kelor, kearifan lokal menghasilkan pupuk bogasi yang adalah hasil karya sendiri siswa dan sudah dipasarkan juga dimasyarakat” lanjutnya.
Ia menjelaskan Tujuan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5 ) untuk para Siswa/i selain program dari Pemerintah, yaitu ( P5 ) dapat juga menggali informasi serta menumbuhkan kreatifitas para Siswa/i tidak hanya di dalam kelas saja melainkan dengan penerapan ( P5 ) para Siswa/i dapat mengimplementasikan di kehidupan sehari – harinya.
“Dalam kegiatan Festival Project ini bakat dan minat yang dimiliki oleh siswa-siswi tidak hanya disajikan dalam bentuk penampilan, tetapi juga dalam bentuk stan eksperimen sains dan sosial,” kata Rosalina.
Ia berharap 6 dimensi profil Pancasila baik itu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha esa, Berkebhinekaan Global,bergotong royong,mandiri, bernalar kritis dan kreatif, ada pada diri siswa sehingga mereka lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi siswa.
Selanjutnya kedepan Kelas 12 akan melaksanakan dua Thema lagi yang akan gelar pada semester ini.
Perlu diketahui Kegiatan ini diikuti Sekitar 180-an siswa SMAN 10 kota Kupang, kelas 10, kelas 11, para tokoh masyarakat, pemerintah kelurahan Fatukoa dan Naioni, warga setempat serta sekolah simpatisan.
Untuk memeriahkan suasana Gelar Karya dan menarik pembeli berkunjung ke stand-stand bazzar, ditampilkan berbagai macam penampilan seni dari siswa. Siswa menggelar karya berupa produk makanan dan karya atau kerajinan.
(Dessy)






