SERGAP.CO.ID
KOTA TASIKMALAYA, || Ratusan warga Minang asal Sumatera Barat yang berdomisili di Tasikmalaya tampak antusias menghadiri acara “Silaturahmi Akbar Warga Minang” dirangkai Halal Bihalal Dan Konsolidasi Organisasi, yang digelar di Saung Rumah Makan Sambel Hejo Jl. Letjen Mashudi No. 40, Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Minggu (28/05/2023).

Tampak hadir H. Aslim SH, M.Si sesepuh orang minang yang sekaligus Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Komandan Pangkalan TNI AU Wiriadinata Letkol Pnb. Adi Putra Buana, S.H., M.I.Pol yang juga Asli Putra Minang, Drs. Desneuri Pendiri, H. Tamar Dewan Pelindung, Hj. Murni Dewan Penasehat, Budi Satria Dewan Pembina, dan perkumpulan-perkumpulan Daerah lainnya, IKPS Solok. IKPS, IWATAR, HIRPA beserta Bundo Kandung yang selalu setia mensuports di berbagai kegiatan Ikatan Keluarga Minang yang di isi dengan Tausyiaah oleh Ustad Rudi Hartono.

Dalam kesempatan tersebut H. Aslim SH., M.Si mengatakan dengan mengamalkan ilmunya wal alamin Ikatan Keluarga Minang hari ini akan bisa eksis menjalankan roda organisasinya apabila dijalani dengan hati yang ikhlas.
Insya Allah saya percaya dikatakan seperti apa menata organisasi itu saya katakan organisasi itu suatu kondisi kejayaan untuk berbuat kebajikan oleh kebatilan organisasi sekumpulan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama tentunya ada pimpinannya ada anggaran rumah tangganya untuk tujuan-tujuan yang baik tentunya. “Ujarnya H. Aslim SH,. M.Si.

“ Dalam kehidupan sehari-hari tentunya untuk hal-hal yang mulia apakah itu bukan ibadah itu adalah ibadah, sebab ibadah itu bukan hanya untuk masjid. Karena saya hari ini bersama-sama saudara saya sekampung walaupun mungkin misalnya enggak sama, ada dari Maninjau, Pariaman, adik-adik ada yang dari Payakumbuh, dan seterusnya. tapi saya kembalikan jangankan perbedaan suku Al`Quran saja “Innamal Mu’minuuna Ikhwatun” orang murid itu bersaudara sekalian semuanya pastinya ini saudara kita, seperti apa kita bermanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan mulia karena kita tinggal di Kota Tasikmalaya di mana pun bumi di pijak disitu langit di junjung, artinya kita pun harus menyatu dengan masyarakat Tasikmalaya. “Bebernya.
Ditempat yang sama ketua IKM Tasikmalaya Syahrial Koto, menyampaikan Bahwa sampai saat ini yang ada di wilayah 2 Kota/Kabupaten Tasikmalaya adalah yang mewadahi etnis Minang adalah sampai saat ini belum ada lagi organisasi yang berdiri selain Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya.
Sesuai dengan perkembangan zaman langkah-langkah yang saat ini sudah dilakukan dalam memperbaiki kepengurusan organisasi serta menjalankan program sebagai berikut, Pertama telah melakukan perubahan pada struktur organisasi yang pengurus telah dilantik mengetahui detail tugasnya serta koordinasi sehingga diharapkan organisasi IKM bisa berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan kebutuhan jalan roda organisasi serta memudahkan dalam mengontrol fungsi tugasnya masing-masing,
Kedua program utama yang diprioritaskan tentang penanganan masalah keluhan sosial yang dialami oleh masyarakat sesuai kemampuan organisasi, tentang masyarakat kita punya masalah organisasi tidak bisa menyelesaikan percuma kita berorganisasi, jadi saya berharap di periode ini masyarakat yang ada di sini tolong kami pengurus didukung pertama untuk dukungannya kita akan menertibkan organisasi. “Tegasnya.
Selanjutnya, bagi yang bermasalah atau butuh bantuan akan kita layani sebagai organisasi tapi ketika di sana kita bermasalah tidak membawa IKM, tentu kita juga layani tetapi sebagai warga minang bukan Organisasi IKM. Harapan kami ke depannya, karena kita juga menyadari semua organisasi tidak akan berjalan ketika hak dan kewajiban tidak ada. “Jelasnya.

Maka dari itu besar harapan kami, setelah acara ini mungkin Bapak/Ibu bisa mendaftarkan diri untuk menjadi anggota IKM yang resmi memakai (KTA) Kartu Tanda Anggota. Kami mungkin tidak memaksa apabila Bapak/ibu mungkin belum bisa menjadi anggota IKM tidak ada masalah. Karena sesuai aturan AD/ART organisasi IKM wajib memliki KTA supaya tertib. “Pungkasnya.
Acara berjalan dengan lancar dan damai di tutup dengan doa bersama dengan ramah tamah sambil mencicipi hidangan yang sudah di sediakan panitia.
(Rizal)






