SERGAP.CO.ID
KANGELI LETIS, || Malam gelap!lalu bagaimana kondisi anak-anak bangsa disini?bagaimana mereka belajar?sungguh miris,mereka hanya menggunakan penerangan seadanya,namun sangat memukul masyarakat kanjiru Meting,kecamatan LETIS,kabupaten Sumba Timur (NTT).
Kata pepatah mengatakan,habis terang terbitlah terang.itulah yang sering diucapkan warga kampung kanjiru Meting,namun hingga sampai saat ini aliran listrik belum juga dirasakan masyarakat kampung kanjiru Meting kecamatan LETIS.Warga disini sangat merindukan yang namanya listrik,mereka ingin seperti warga lainnya yang sudah lama mendapatkan penerangan lampu PLN.
Ditemui media sebagian warga kampung kanjiru Meting mengatakan,seperti BPK melihat kehidupan kami disini pak,kalau orang mampu disini bisa membeli jenset .tapi kami yang tidak mampu,mau tidak mau gelap setiap malam.Namun aktifitas kami disini sepanjang malam sebisa mungkin tetap seperti biasa,”ucapnya
Sebutnya lagi,kapan kami merasakan lampu penerangan seperti kampung-kampung,desa-desa lainnya.Memang untuk cas Hanphone,leptop maupun alat elektronik lainnya butuh perjuangan kekampung tetangga yang sudah memiliki listrik.
Sekali lagi harapan kami pada pemerintah desa,pemerintah daerah,ingin secepatnya ada aliran listrik,ada banyak kepala keluarga yang hidup terbatas tanpa akses listrik,mayoritas warga disini juga hanya petani,tetapi perlu penerangan.
Kami juga sudah menyampaikan pada pemerintah desa untuk segera direlesasikan akses listrik,tetapi kami menunggu saja hasil apa yang di sampaikan oleh warga di disini.Penerangan
Rindu Kami,Rindu Anak Bangsa
(Tim SS**)






