SERGAP.CO.ID
KOTA CIMAHI, || Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan, setelah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Kamis (12/1/2023) dan saat ini berlanjut melakukan pembahasan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang telah dibagi dalam lima bidang.
Kelima bidang itu masing-masing diketuai Sidkik Kamiran untuk Bidang Fisik, Ketua Bidang Pemerintahan Andang Rusmana, Ketua Bidang Ekonomi Asep Juhari, Ketua Bidang Sosial, Tatang Hermawan, Ketua Bidang Budaya Adegan Surya Perkasa, yang digelar di Aula Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan, Rabu (18/1/2023).
Hadir dalam acara Musrenbang tersebut dari Perwakilan Pembinaan Wilayah, Ainul Yakin, Camat Cimahi Selatan Asep Jayadi, anggota DPRD Kota Cimahi Ehan Rochayati, Irma Indriyani, Perwakilan Bank BJB, Kahatex, Supratex, Ketu LPM, Puskesmas.
Seperti yang diungkapkan oleh lurah Melong Dian Rohimat, bahwa dasar pelaksanaan Musrenbang berdasarkan undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Mentri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 tentang tatacara perencanaan pengendalian evaluasi perencanaan peraturan daerah rencana pembangunan jangka panjang daerah dan menengah.
Juga berdasarkan Perda Kota Cimahi nomor 2 Tahun 2006 tentang sistem rencana pembangunan daerah Kota Cimahi juga berdasarkan Perda Kota Cimahi nomor 7 tahun 2022 tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023.
Ditambah dengan Peraturan Walikota nomor 77 tahun 2022 tentang penjabaran APBD Tahun anggaran 2023, juga berdasarkan Juklis pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan atau Musrembang Partisipatif kelurahan dan Kecamatan 2023.
Selanjutnya menurut Dian dari maksud dan tujuan Musrenbang ini adalah untuk merumuskan persoalan rencana prioritas dan pelaksanaan swadaya masyarakat sebagai bahan untuk dibahas dalam Musrenbang Partisipatif di tingkat Kecamatan.
“Hal ini juga tujuannya untuk menampung musyawarah dari tingkat RW, selanjutnya juga menetapkan prioritas kelurahan yang akan dibiayai oleh APBD Kota maupun sifat dana lainnya, dan juga menetapkan skala prioritas Musrenbang yang akan di bahas di tingkat kecamatan,” terang Dian.
Disamping itu kata Dian, bahkan pihaknya juga kedepannya untuk pejagaan fisik bagi Linmas Kelurahan Melong, “Pada bulan Maret akan ada pembinaan bela diri dari Satpol PP,” katanya
Bahkan tidak itu saja, ucap Dian kembali, selain dalam Musrenbang 2023 sebagai skala prioritasnya adalah pengajuan CCTV,
“Kelurahan Melong juga akan melakukan pembinaan kepada Linmas Kelurahan Melong masalah Pemadam kebakaran, bagaimana cara mengisi Apart, cara mematikan tabung gas, hal itu untuk meminimalisir kepanikan dari masyarakat bila terjadi kebakaran,” tandas Dian.
Camat Cimahi Selatan, Asep Jayadi juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas di gelarnya Musrenbang di kelurahan Melong, menurut dia bahwa di lima Kelurahan Kecamatan Cimahi Selatan telah melaksanakan FGD,
“Alhamdulillah dari lima kelurahan di Kecamatan Cimahi Selatan semuanya telah melaksanakan FGD, sehingga dilanjutkan dengan Musrenbangnas,” jelas Asep.
Diakui oleh Asep, bahwa Musrenbang telah dilaksanakan oleh Kelurahan Cibeber, Kelurahan Utama,
“Sekarang Kelurahan Melong, dan Insyaallah besok yang akan melaksanakan Musrenbang adalah Kelurahan Leuwigajah dan Cibeureum,” ujarnya.
Asep juga telah memantau, kegiatan FGD dan Musrenbang di tiap-tiap kelurahan dapat berjalan lancar, aman dan tentram,
“Alhamdulillah ini semua berkat stakeholder-stakeholder dan seluruh Ketua LPM, saya mengucapkan terimakasih yang ada di kelurahan-kelurahan tentunya semua dibawah Koordinator Ketua LPM di Kecamatan,” terangnya.
Begitu pula menurut anggota DPRD Kota Cimahi Ehan Rochayati, saat dikonfirmasi usai acara, pihaknya akan siap mengawal Musrenbang usulan-usulan masyarakat Kelurahan Melong dari Kelurahan, Kecamatan hingga sampai ketingkat Kota Cimahi.
“Kami akan kawal, kalau sudah ada prioritasnya nanti kita lihat SIPD-nya seperti apa, nanti akan kita kawal semuanya,” papar Ehan.
Ehan juga mengakui Musrenbang di Kelurahan Melong berjalan lancar, dan usulan-usulan dari tingkat RT dan RW dibahas bersama berdasarkan bidangnya masing-masing.
(Zarina)






