SERGAP.CO.ID
BANJAR, || Festival Paguyuban SRC Kota Banjar, yang gelar di gedung Griya Banjar Idaman (GBI) di hadiri oleh ratusan anggota pelaku UMKM se kota Banjar
Turut juga hadir wakil walikota Banjar H.Nana Suryana, S.Pd. MH beserta Kepala Dinas KUKMP Kota Banjar Edi Herdianto beserta jajarannya, hadir pula Kabid Pengendalian DPMTPSP Kota Banjar.
Dalam kesempatan ini wakil walikota Banjar menyatakan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan festival paguyuban SRC pertama di Kota Banjar, karena kegiatan ini bertujuan untuk menstabilkan perekonomian setelah pasca pandemi berkepanjangan yang di mana saat ini pemerintah untuk pemulihan perekonomian
Beliau pun mengungkapkan lonjakan angka pengangguran di Kota Banjar yang berada di angka 10.000 lebih apalagi pasca pandemi banyak perusahaan yang gulung tikar imbasnya tidak sedikit pekerja yang diberhentikan.
Beliau mengatakan meskipun produk berbasis tradisional tapi untuk kemasan dan pemasaran , produk dari UMKM Kota Banjar siap bersaing di era pasar modern
“Meskipun toko kelontongan kami masih berbasis tradisional tapi untuk produk pemasaran kami lakukan secara digitalisasi dengan tujuan untuk perkembangan perekonomian dan kami pun siap bersaing di pasar modern dengan pelatihan serta sertifikat halal dan pirt juga tidak lupa kami melakukan packaging yang lebih baik”tuturnya.
Ketua paguyuban SRC Kota Banjar, Basir sangat berterima kasih kepada PT Sampoerna Retail Community (SRC), yang telah merangkul lebih dari 300 pelaku UMKM Kota Banjar sehingga mereka mendapatkan motivasi untuk bersaing di pasar modern.
Basir menjelaskan kemasan produk lokal UMKM dengan ciri khas toko keuntungan yang didominasi warna merah dan putih serta penataan secara retail modern.
“Sebagai bentuk dukungan untuk pemulihan ekonomi masyarakat kami merangkul para pelaku UMKM lokal dengan pelatihan dan pembinaan dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas produk dan kami juga sudah mengantongi sertifikat halal dan pirt dan tak lupa mereka pun dibekali wawasan untuk penataan produk yang menarik sehingga mampu bersaing di pasar modern”. Jelas Basir
Ditemui di akhir acara, wakil walikota juga menambahkan ini merupakan kolaborasi dan sinergitas karena ada 300 toko kelontong SRC di Kota Banjar sangat membantu produk lokal UMKM yang saat ini masih sulit menembus detail pasar modern, ini dikarenakan ada lebih 160 rb toko kelontongan SRC di seluruh Indonesia yang mana nantinya akan ada subsidi silang sehingga produk UMKM kami bisa terjual kan di sana”. Pungkasnya.
(Rhatna Dewy)






