SERGAP.CO.ID
KUPANG, || Hari Minggu tanggal 02 Oktober 2022 pukul 01.05 Wita bertempat di Jalan Frans Seda, Kel.Fatululi, Kec. Oebobo, Kota Kupang telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Umbu Warandoy pada saat mengendarai Mobil Toyota Fortuner Nopol DH 274 XX yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Biodata singkat (Almarhum) Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Umbu Warandoy “Nama Lengkap, Domu Warandoy, SH.,M.Si NIP: 196712121996031003. TTL: Sumba Timur, 12-12-1967
Jenis Kelamin : Laki – Laki Agama Kristen Protestan.Jenis Kepegawaian, Pegawai Negeri Sipil Daerah
Alamat Rumah asal, Jl.Padang Sabana, Gang Wanggawatu, Kelurahan Wangga, Kecamatan Kambera, kabupaten Sumba Timur. Pangkat Terakhir, Pembina Utama Muda, IV/d Jabatan Terakhir, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Jabatan saat ini, Sekretaris Daerah NTT sejak 13 Juli 2022.
Kronologi kejadian dapat dilaporkan yaitu “Sabtu tanggal 01 Oktober 2022 pukul 17.00 Wita Korban memerintahkan sopir dan ajudan untuk pulang mendahului karena Ybs masih bekerja/lembur di kantor.
Pukul 21.30 Wita almarhum Umbu Warandoy keluar dari kantor Gubernur NTT menuju Jl. Kemuning di Kelurahan Naikolan untuk bertemu kerabatnya di sana. Minggu tanggal 02 Oktober 2022 pukul 01.00 Wita, almarhum Umbu Warandoy pamit di rumah keluarga di Naikoten dan kembali ke rumah jabatan Sekda NTT di Jl. Kartini, Kelurahan Kelapa Lima.
Sesampai di Jalan Frans Seda, Kel. Fatululi, Kec. Oebobo, almarhum mengalami kecelakaan tunggal, mobil yang digunakan terperosok ke jurang dan terjepit antara pohon lontar dan badan jalan. Setelah kejadian Tim SAR dibantu Polresta kupang Kota melakukan evaluasi korban dan mobil yang di gunakan, namun pada saat di evakuasi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Pada pukul 03.00 Wita korban berhasil di evakuasi dan dibawa kerumah sakit bayangkara untuk di lakukan pemeriksaan/visum.
Bahwa saat kejadian Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Umbu Warandoy mengendarai mobil sendiri,menurut hasil visum dokter Rumah Sakit Bayangkara, bahwa korban di duga mengalami serangan jantung tiba-tiba sehingga mengakibatkan hilang kendali dan mengalami kecelakaan, namun untuk lebih memastikan harus dilakukan Otopsi tp keluarga tidak berkenan.
Rencana jenazah almarhum akan disemayamkan di Rujub Sekda NTT di Jl. Kartini Kelurahan Kelapa Lima sambil menunggu pertemuan keluarga, apakah akan dibawa dan dimakamkan di Sumba atau tetap di Kupang.
(Ms/Sergap)






