SERGAP.CO.ID
SUMBA BARAT DAYA, || Bertempat di Lapangan upacara Polsek Laura, Desa Wee Tabula, Kecamatan Laura Kabupaten Sumba Barat Daya Kepolisian Resor Sumba Barat Daya menggelar Operasi kepolisian terpusat bersandikan “Operasi Zebra Turangga 2022” yang dimulai tanggal 03 s/d 16 Oktober 2022 yang dipimpin langsung oleh Waka Polres SBD, Kompol Ketut Mastina.
Kegiatan Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas Menjelang Natal Tahun 2022 dan Menyambut Tahun Baru 2023 di Tengah Pandemi Covid-19 tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati SBD Cristian Taka, Dandim 1629/SBD Letkol Czi Novi Kurniawan, ST., Wadanyon Brimob Yon C SBD, Danramil 1629-01/Laratama, Danki Brimob Yon C SBD, Kabag Ops Polres SBD, Para Kapolsek Se-Polres SBD, PLT Kasat Pol PP Kab. SBD, Kabid Dishub Kab. SBD.
Waka Polres SBD Kompol Ketut Mastina selaku pimpinan Apel melaksanakan Penyematan Pita Operasi sebagai tanda bahwa Operasi Kepolisian Kewilayahan Zebra Turangga Tahun 2022 resmi di mulai hari ini terhitung mulai tanggal 03 s/d 16 Oktober 2022.
Dalam apel gelar pasukan tersebut Waka Polres SBD membacakan amanat dari Kapolda NTT, Permasalahan di bidang Lalu Lintas telah berkembang dengan cepat dan dinamis, hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. perkembangan transportasi juga telah memasuki era digital di mana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman. dengan cukup menggunakan handphone modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang timbul dari modernisasi transportasi tersebut. Polisi lalu lintas terus berupaya melaksanakan Program Kapolri yang disebut presisi ( prediktif responsibilitas transparansi berkeadilan ).
Keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan bahkan tidak dianggap penting hal itu dapat ditunjukkan dari pengguna lalu lintas. Kesadaran pengguna lalu lintas baik pejalan kaki pengendara kendaraan bermotor maupun pengguna jalan lainnya masih rendah. Data jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda NTT berdasarkan aplikasi IRSMS ( INTERGRATED ROAD SAFETY MANAGEMENT SYSTEM ) di plantas Polda NTT pada tahun 2021 sebanyak 1:191 kejadian, dengan korban meninggal Dunia 375 Orang, luka berat 429 Orang, luka ringan 1.408 Orang dibandingkan pada tahun 2020 sebanyak 1:125 kejadian.terjadi kenaikan Jumlah Laka sebesar 66 kejadian atau Naik 6%. Lalu lintas pada tahun 2021 sejumlah 11.316 pelanggaran dibandingkan Tahun 2020 sejumlah 37.154 pelanggaran terjadi penurunan sejumlah 25.838 pelanggaran atau menurun 69%.
Langkah Cipta kondisi Kamseltibcarlantas di tengah pandemi corona virus Disease-19 ( Covid-19 ) Polri melaksanakan operasi kepolisian di tingkat Polda dan Polres dengan sandi operasi ” Zebra Turangga 2022″ yang dilaksanakan selama 14 Hari dimulai dari tanggal 3 Oktober Samsung 16 Oktober 2022 secara serentak di seluruh Indonesia. Operasi zebrani merupakan jenis operasi harkamtibmas yang mengedepankan kegiatan primitif, preventif dan persuasif serta humanis dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Sasaran operasi ini meliputi segala bentuk potensi gangguan ambang gangguan dan gangguan nyata yang dapat menghambat dan mengganggu kan celtip chart lantas serta penyebaran covid 19.
Disela-sela kegiatan Komandan Kodim 1629/Sumba Barat Daya Letkol Czi Novi Kurniawan, ST., saat dikonfirmasi awak media menyampaikan, bahwa pihaknya dalam hal ini Kodim 1629/Sumba Barat Daya sangat mendukung penuh dalam rangkaian kegiatan ini.
(Ms/Sergap)






