SERGAP.CO.ID
BANYUWANGI, || Dalam Rangka program Panggilan Alam yang pertama kali diselenggarakan Komunitas Pendaki Banyuwangi dalam konsep edukasi alam dan belajar bumi di Gantasan, Licin. ( 24/9/2022 )
“Terima kasih, Teman – teman semua, dari Siswa Pencinta alam, Komunitas Alam dan Pendaki Banyuwangi sudah Berkumpul dan bersilaturahmi disini, disini kita akan belajar bersama dan bercerita pengalaman masing – masing.” Sambutan dari Mahesa Nara, Selaku Ketua Panitia”. 

Peserta dari Berbagai daerah sangat antusias dalam mengikuti Acara Panggilan Alam ini, Karena Ini adalah program pertama yang mana kita langsung belajar di alam dan belajar bumi bersama yg diselenggarakan Komunitas Pendaki Banyuwangi.
Di Hadiri oleh Badan Pengelola Geopark Ijen, Siswa Pencinta Alam Rengganis, Komunitas Semut Gunung Indonesia, Komunitas Cocot Simak Jelata, Serta penggiat alam dan Pendaki di berbagai daerah di Banyuwangi.
Pada Malam Sharing Session “Bumi kita ini sudah Indah dan Lestari, maka sebenarnya yang menyesuaikan itu bukan alam kita, akan tetapi Manusia itu Sendiri, karena kita disini Sebenarnya Menumpang saja dan Bumi ini sudah ada sejak kita belum menginjakkan bumi ini, Abdillah Baras, Selaku Badan Pengelola Geopark Ijen”.

Pendaki, Komunitas Alam dan Pencinta alam yang Berkumpul di Gantasan ini Mencapai 40an lebih yg terdiri dari Komunitas Alam, Siswa Pencinta Alam dan Pendaki Daerah Banyuwangi.
“Survival ialah sebuah tehnik dalan Bertahan hidup di Alam bebas atau Hutan yang mana kita berada dalam posisi darurat” Pungkasnya dalan Sharing Session Pagi, Pucang, Mapala Uniba.
(Liputan : M.Luky /Rifky)






