SERGAP.CO.ID
SUMBA BARAT, || Dandim 1613/Sumba Barat Letkol Czi Rahadian Firnandi,S.Hub.Int hadiri rapat bersama tim pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumba Barat di buka oleh Sekda Kabupaten Sumba Barat Yermia Ndapa Doda,S.Sos di Ruang rapat Bupati Sumba Barat, Selasa (13/09/2022)
Hadir pula dalam rapat tersebut Kapolres Sumba Barat AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata,S.I.K.,M.H, mewakili Kejaksaan Waikabubak Adrian Rizaldi, Para Pimpinan OPD dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumba Barat Serafina Roswitha M. Tampung, S.ST
Kegiatan di awali paparan dari Badan Pusat Statistik Serafina Roswitha M. Tampung, S.ST (Jabatan Fungsional Statistik Ahli Pertama Badan Pusat Statistik) diantaranya tentang Gambaran umum Inflasi, Pengertian Indeks harga konsumen dan Inplasi.
Indeks yang mengukur perubahan harga eceran barang dan jasa secara umum yang diwakili oleh sekeranjang barang dan jasa yang memiliki proporsi paling besar dan penting dalam pengeluaran rumah tangga.
“Persentase perubahan positif IHK disebut Inflasi, dan perubahan negatif IHK disebut Deflasi di Indonesia, IHK dan Inflasi/Deflasi, dihitung oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan diumumkan ke publik pada hari
kerja pertama setiap bulan” Paparnya.
Dandim 1613/Sumba Barat Letkol Czi Rahadian Firnandi,S.Hub.Int dalam kesempatan tersebut menjelaskan pentingnya pengendalian inplasi juga berterimakasih kepada pemerintah daerah yang telah mengadakan operasi pasar untuk mengatasi inflasi yang terjadi karena dampak kenaikan harga BBM.
“Mari kita jaga komunikasi dengan masyarakat supaya tingkat inflasi dapat di kendalikan dengan mengaktifkan kembali satgas pangan yang ada di daerah kita supaya tingkat inflasi tidak terlalu tinggi dan dapat mengurangi jumlah inflasi” Pungkasnya
Lanjut Dandim, mengharapkan BBM subsidi agar betul-betul tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima serta untuk menjaga harga barang di pasar dengan salah satu cara dengan melakukan operasi pasar.
“Subsidi BBM maupun pembagian BLT yang diberikan pemerintah agar dilakukan pengawasan agar tepat sasaran” Ujar Dandim
Dandim juga menambahkan agar kita dorong masyarakat untuk menanam bahan pangan dengan menyediakan bibit tanaman dengan berkoordinasi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas di wilayah” Pungkas Letkol Czi Rahadian Firnandi
Kapolres Sumba Barat AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata,S.I.K.,M.H dalam rapat tersebut juga menyampaikan terkait dengan BLT telah berkoordinasi dengan PT pos Indonesia supaya tidak ada kendala serta pelaksanaan operasi pasar untuk mengatasi inflasi
“Kita libatkan seluruh instansi untuk melaksanakan publikasi dan di sampaikan kepada masyarakat sehingga masyarakat melihat upaya yang di lakukan oleh Pemda”Ucap Kapolres.
(Ms/Sergap)






