SERGAP.CO.ID
KAB. CIAMIS || Kepala Desa Cikupa kecamatan Banjaranyar berharap Musrenbang tingakat Kecamatan Banjaranyar Pleno II bukan sekedar seremonial tapi ada realisasi.
Musrenbang kecamatan banjaranyar di pimpin oleh Sekmat H.Dede Hendara yang dilaksanakan di kantor kecamatan dan dihadiri dari perwakilan Bappeda, unsur BPD serta seluruh Kepala Desa se Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat berjalan dengan hangat. (Selasa, 22/02/2022)
Sekertaris Kecamtan Banjaranyar H. Dede Hendara mengatakan dirinya hanya menampung semua usulan dari setiap desa.
“Kita disini menampung semua usulan dari setiap desa, menyeleksi yang menjadi skala prioritas yang nantinya akan disamapikan pada musrenbang tingkat kabupaten” Ungkapnya.
“terutama jalan Sindangrasa – Cigayam sepanjang lebih kurang 6 km itu kondisinya sangat memperihatinkan” tambahnya.
Ditempat yang sama Kades Cikupa Endi Supendi saat menyampaikan usulan dengan nada lantang mengatakan musrenbang yang tiap tahun dilaksanakan dengan skala prioritas namun pada kenyataannya jarang terrealisai.
“Hari ini kita sampaikan sembilan usulan skala prioritas yang benar benar sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk menunjang kelancaran roda perekonomian” ucap Endi
“Terutama trek jalan sindangrasa – cigayam sudah puluhan tahun tidak mencium baunya aspal dan semua kita ketahui jalan tersebut kondisinya rusak parah, namun sampai saat ini kita hanya menerima janji belaka” Jelasnya.
Masih dikatakan Endi, tidak adanya pejabat yang dilahirkan dari wilayah banjaranyar menjadi salahsatu penghambat minimnya pembangunan.
“Jika dalam musrenbang kali ini masih tidak digubris oleh pemerintah, maka saya bersama kades lain akan datang ke kabupaten. Kalau perlu kekuatan masyarakat akan saya turunkan” tegasnya.
“Harapan kami pemerintah tidak lagi meninabobokan dengan memberi janji, tapi bisa melihat dan turun langsung kebawah agar tau kondisi jalan sebenarnya” tandasnya.
Senada dengan Kades Cikupa, Kepala Desa Sindangrasa Egi Suprayoga Syamsu, ST. Meminta usulan yang menjadi skala prioritas untuk direalisasikan.
“Terutama yang berkaitan dengan inprastruktur jalan jangan hanya jadi wacana saja, karenan itu berkaitan langsung dengan peningkatan ekonomi rakyat” ujar Egi.
“Yang kami lihat ada tiga trek jalan yang sangat dibutuhkan pembangunannya, pertama jalan sindangrasa – cigayam, kedua jalan entrong – kalijati dan ketiga jalan kalijaya – pasawahan” pungkasnya.
(Cemoy)






