SERGAP.CO.ID
KODI BALAGHAR SBD, || Pada hari Selasa,20 September 2022, Sekitar pukul 01.00 Wita bertempat Di Kamp.Wainyapu, Ds.Wainyapu,Kecamatan Kodi Balaghar,Kabupaten Sumba Barat Daya telah terjadi Kebakaran Rumah Adat Kamp.Situs Wailala Wainyapu,Sebanyak 24 (Dua Puluh Empat) Buah Rumah Adat.
Kronologis Kejadian yang di himpun media di lokasi kebakaran”Selasa tanggal 20 September 2022, sekitar pukul 01.00 wita Saksi atas nama martha Nya Cappa menceritakan,sementara tidur didalam rumah adat Uma Maghu Parutu yang berdekatan langsung dengan Uma Kahumbu (Tanpa Penghuni) sumber awal terjadinya kebakaran.Tiba-tiba martha melihat api sementara menyala dibagian sudut rumah awal munculnya api.
Melihat kejadian tersebut saksi keluar dari dalam rumahnya sambil berteriak meminta pertolongan sambil mengatakan bahwa” Mutuka Parono oo, Mutuka porono” yang diartikan terbakar sudah kampung.Kemudian martha lanjut memberitahukan kepada keluarganya yang tinggal diluar kampung, bahwa rumah adat Uma Kahumbu sudah terbakar.

Selanjutnya martha bersama dengan keluarganya yang lain datang kembali ke kampung Wainyapu lalu melihat kobaran api semakin besar dikarenakan atap rumah adat Uma Kahumbu sumber api dan rumah yang lainnya menggunakan alang, dek dan dinding menggunakan bambu sehingga dengan cepat api menyambar kerumah lainnya,”jelas nya
Total rumah adat yang terbakar yakni 24 buah rumah yang terdiri dari 12 (Dua Belas) Suku dengan kerugian materiil akibat dari kebakaran tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
Penyebab kebakaran belum diketahui pasti dikarenakan rumah yang menjadi awal dari sumber api tersebut tidak ada penghuninya.Dalam peristiwa tersebut tidak ada satupun barang yang dapat diselamatkan
Diharapkan kepada Kepala Desa Wainyapu agar sesegera mungkin untuk berkoordinasi dengan dinas terkait yakni Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat Daya, agar para korban segera mendapatkan bantuan sosial.
Sampai dengan saat ini Kapolsek Kodi Bangedo IPDA SYARIF MUKMIN bersama 3 anggota, Camat Kodi Balaghar ANDREAS JAKA MERE, Bhabinsa 1629-02/Kodi SERDA JOHAN, masih berada di TKP bersama-sama dengan masyarakat guna memadamkan api.Untuk saat ini api sudah berhasil dipadamkan dengan menggunakan mobil tangki air, dan situasi secara keseluruhan aman dan kondusif.
(Ms/Sergap)





