SERGAP.CO.ID
KAB. CIAMIS || Kepemimpinan H. Adang Sutarman selama menjadi Kepala Desa Bantarsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Membawa Desa Bantarsari maju dengan pesat. Salahsatunya majunya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang memiliki berbagai bidang usaha.
Menerut Ujang ketua BUMDes Bantarsari saat ini BUMDes telah memiliki berbagai bidang usaha. (Jumat, 04 Maret 2022)
“BUMDes Bantarsari yang berdiri sejak tahun 2015 dengan penyertaan modal awal 55 juta, dan setiap tahunnya pun kita selalu mendapatkan tambahan modal dari pemerintahan desa dengan jumlah keseluruhan mencapai lebih kurang 767 juta rupiah” terangnya.
“Saat ini kita memiliki usaha bidang perdagangan ada BUMDes Mart, Agen LPG, Penggemukan domba, Sewa kendaraan berupa mobil, kredit barang, wisata odong odong dan lainnya” ucap Ujang menambahkan.
Masih dikatakan Ujang, menurutnya dari sejak BUMDes Berdiri tahun 2015 telah medapatkan laba kotor lebih kurang sekitar 467 juta rupiah.
“Berjalannya usaha BUMDes sejak tahun 2015 hingga sekarang, kita telah medaaptkan laba kotor sekitar 467 juta rupiah dan laba bersih lebih kurang sekitar 234 juta rupaih” ungkapnya.
Menurut Ujang ditahun sekarang sedang ada kegiatan pembangunan sumur bor.
“Desa kami disaat musim kemarau tiba kesulitan akan sumber air bersih, dan ditahun 2020 kita pernah mengusulkan suplay dana untuk pengeboran sumur” ujarnya
“Alhamdulillah sekarang terrealisasi dan sedang dikerjakan pengeboran sumur di dusun muktisari dengan menelan anggaran sekitar 40 juta. Nantinya pemanfaatan untuk masyarakat sebagai SPAM (syistem penyediaan air minum)” tambahnya.
“Semua kegiatan BUMdes tentunya atas dasar persetujuan semua pihak dalam bentuk musdes, baik pemeritahan desa, BPD juga LPM” terang Ujang.
Senada dengan ketua BUMDes, Wawan Kurniawan selaku anggota BPD Bantarsari mengatakan setiap enam bulan rutin melakukan musyawarah.
“Enam bulan sekali kita melakukan Rapat Anggota Tahuna (RAT) mengevaluasi kebelakang dan merencanakan program kedepan. Bahkan setiap bulan pun kita rutin musyawarah, didalamnya ada dari pemdes juga termasuk Bumdes” ungkap Wawan.
“Setiap kegiatan baik yang sudah dilakukan atau pun perencanaan kegiatan kedepan semuanya diketahui oleh BPD, semua telah sesuai dengan mekanisme” tambahnya.
Masih lanjut Wawan menyampaikan, BUMDes Bantarsari saat ini termasuk bagus dalam pengelolaan, bisa bersinergi dengan semua pihak.
“Kita semua tahu BUMDes Bantarsari menjadi percontohan bagi desa desa lain, banyak yang study banding ke sini, baik belajar bidang management maupun pengelolaan usaha. Itu bisa dilihat dari adanya pertumbuhan PAD” katanya.
“Bahkan dari hasil laba BUMDes, dari dana sosial yang dihasilkan BUMDes, kita bisa membantu masyarakat dengan membangun Rutilahu (Rumah tidak layak huni) sebanyak sepuluh rumah” pungkasnya.
(Cemoy)






