SERGAP.CO.ID
CIREBON, || Ada yang unik dalam pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) 03 Rw 04 di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Minggu (23/1/2022).
Pemilihan Ketua RT di lingkungan setempat dilakukan secara demokratis. Bak sebuah pesta demokrasi Pemilu, ada bilik suara, saksi, kertas pencoblosan dan tentunya panitia pemungutan suara, serta dipantau langsung oleh LPM Kelurahan Kenanga dan Pemerintah Kelurahan Kenanga.
Pemilihan secara demokratis itu disambut antusias oleh warga. Warga yang memenuhi syarat untuk mencoblos tampak berduyun-duyun menuju TPS untuk menyalurkan hak pilihnya.
Ketua Panitia Pemilihan Ketua RT Abdul Rochman Abdillah mengatakan, pemilihan ketua RT secara langsung ini baru pertama kali dilakukan di RT 03 Blok Kedung Muara, Adapun tujuan digelarnya pemilihan secara demokratis ini yakni sebagai langkah untuk pembelajaran berdemokrasi bagi warga.
“Pemilihan Ketua RT disini sangat unik, karena baru pertama kali dilakukan secara demokratis, sebagai pembelajaran warga dalam menyalurkan aspirasi sesuai hati nuraninya,” katanya.
Sebelumnya, pemilihan Ketua RT di wilayah setempat juga dilakukan dengan cara dipilih, namun lokasinya berbeda yakni dilakukan di Mushollah. Untuk itu, pihak panitia melakukan inovasi, mengubah pemilihan Ketua RT secara demokratis bak pemilu pada umumnya.
“Meskipun hanya memilih pemerintahan terendah tingkat RT, tetapi juga sangat menentukan kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. Karena Ketua RT ini dipilih langsung oleh masyarakat, ” ujar Abdillah sapaan akrabnya.
Abdillah berharap, dengan adanya pemilihan RT secara demokratis ini bisa menjaga rasa persatuan, gotong royong di tengah masyarakat.
“Mudah-mudahan pemilu di Kedung Muara ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Karena pemilu seperti ini tentunya dapat menarik animo masyarakat untuk memilih dan tidak golput,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Kenanga H. Saefuddin S.AP mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh panitia pemilihan Ketua RT. Menurutnya, pemilihan secara demokratis seperti ini harus tetap dilakukan kedepannya.
“Ya, selain unik, ide yang digagas Ketua Panitia juga sangat bagus, karena saat ini pemilihan tidak dilakukan lagi di masjid atau Mushollah, tapi di TPS, seperti pemilu umumnya,” ungkapnya.
Diketahui, dalam pemilihan tersebut diikuti oleh dua calon ketua RT yakni Abdurrochim dan Ratimi yang akan memperebutkan 155 hak suara
Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh panitia, terpilih Ratimi sebagai Ketua RT 03 Blok Kedung Muara setelah berhasil memperoleh 73 suara. Disusul Abdullrochim memperoleh 54 suara.
Lurah Aep berharap kepada Ketua RT terpilih agar dapat bersinergi dan menjalankan program yang ada di Kabupaten, Kecamatan maupun Kelurahan.
“Kami berharap kepada Ketua RT terpilih dapat menjalankan amanat dari pemerintah daerah. Karena RT merupakan ujung tombak pemerintah, khususnya kelurahan yang bersentuhan secara langsung dengan masyarakat. Dan kami juga berharap, sebagai ujung tombak, Ketua RT dapat menyambung aspirasi, baik kelurahan maupun masyarakat,” pungkasnya.
(Agus S)






