KAB. SUMBA TENGAH NTT, || Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak cukup hanya melalui patroli dan penegakan hukum. Komunikasi langsung serta kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Pendekatan tersebut dilakukan Polres Sumba Tengah melalui kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Agung Baiturahman, Anakalang, Kabupaten Sumba Tengah.
Kegiatan yang diikuti Kabag Log Polres Sumba Tengah bersama Kasi Humas dan sejumlah personel lainnya itu diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjemaah bersama masyarakat setempat.
Selain sebagai sarana ibadah dan mempererat silaturahmi, kegiatan Suling dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Melalui pertemuan tersebut, personel Polri berkesempatan menyerap aspirasi warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan terkait pemeliharaan Kamtibmas.
Kehadiran polisi di lingkungan tempat ibadah juga menjadi bagian dari pendekatan humanis untuk memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Namun, terciptanya keamanan yang berkelanjutan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat. Partisipasi masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen warga tetap diperlukan untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan serta mencegah persoalan sosial sejak dini.
Karena itu, kegiatan seperti Subuh Keliling diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu menjadi ruang komunikasi berkelanjutan yang membuka kesempatan bagi masyarakat menyampaikan persoalan maupun masukan kepada kepolisian.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Sumba Tengah berharap sinergi Polri dan masyarakat semakin kuat demi mewujudkan situasi wilayah yang aman, damai, dan kondusif.
Polri Hadir, Masyarakat Nyaman, Sumba Tengah Aman!
(Ms)






