KAB. SUMBA BARAT, || Masyarakat diimbau semakin bijak menggunakan media sosial di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Penyebaran berita bohong (hoaks), fitnah, dan ujaran kebencian yang tidak terkendali berpotensi merusak hubungan sosial, memicu konflik, bahkan mengancam persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Karena itu, prinsip Saring Sebelum Sharing perlu menjadi kebiasaan setiap pengguna media sosial agar tidak mudah terpengaruh maupun ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ada lima langkah penting yang perlu diperhatikan masyarakat dalam membangun budaya bermedia sosial yang sehat dan bertanggung jawab.
Pertama, periksa kebenaran informasi. Sebelum membagikan berita, pastikan sumbernya dapat dipercaya. Periksa tanggal penerbitan, konteks, serta bandingkan dengan pemberitaan dari media atau sumber resmi lainnya. Jangan langsung percaya hanya karena informasi tersebut viral.
Kedua, jangan menyebarkan fitnah. Hindari membagikan tuduhan terhadap seseorang atau kelompok tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Informasi yang tidak benar dapat merusak reputasi dan memicu permusuhan.
Ketiga, hindari ujaran kebencian. Perbedaan pendapat, suku, agama, ras, maupun golongan tidak boleh dijadikan alasan untuk menghina, mengancam, atau merendahkan pihak lain.
Keempat, jaga kerukunan dan toleransi. Masyarakat perlu saling menghormati perbedaan, mengedepankan dialog, serta menjaga persaudaraan demi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis.
Kelima, gunakan media sosial secara bijaksana. Manfaatkan platform digital untuk menyebarkan edukasi, informasi bermanfaat, mempererat silaturahmi, dan mendorong kegiatan positif.
Di sisi lain, upaya melawan hoaks tidak boleh menghambat kebebasan masyarakat dalam menyampaikan kritik maupun pendapat. Kritik terhadap kebijakan dan pelayanan publik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, selama disampaikan berdasarkan fakta dan tidak mengandung fitnah atau ancaman.
Oleh sebab itu, literasi digital harus dibangun melalui edukasi berkelanjutan, keteladanan, serta kesadaran bersama bahwa setiap unggahan memiliki konsekuensi.
Masyarakat diharapkan menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Ingat, jempol boleh bergerak cepat, tetapi kebenaran harus tetap menjadi pertimbangan utama. Saring Sebelum Sharing, jaga persaudaraan, dan rawat persatuan bangsa.
(Ms)






