Daging Ayam dan Tarif Pesawat Dorong Inflasi NTT 2,87 Persen

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Kenaikan harga daging ayam ras, tarif angkutan udara, dan cabai merah menjadi pemicu inflasi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Oktober 2026.

Bacaan Lainnya

Terbatasnya pasokan pangan dan meningkatnya biaya transportasi turut memengaruhi pergerakan harga di daerah.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Matamita B. Kale, mengatakan hal tersebut saat memaparkan perkembangan inflasi di Aula BPS NTT, Senin (2/11/2026).

Secara tahunan, inflasi NTT mencapai 2,87 persen pada Oktober 2026, meningkat dari 2,67 persen pada September. Sementara itu, inflasi bulanan dipengaruhi kenaikan harga pada sembilan dari 11 kelompok pengeluaran.

Daging ayam ras menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar dengan andil 0,19 persen. Disusul angkutan udara 0,06 persen, biaya pendidikan 0,04 persen, serta cabai merah dan bawang putih masing-masing 0,03 persen.

Matamita menjelaskan, kenaikan harga daging ayam ras dipengaruhi keterbatasan stok. Sementara cabai merah dan bawang putih mengalami penurunan produksi seiring faktor musiman menjelang musim hujan.

Tekanan harga juga datang dari kelompok pendidikan yang mengalami inflasi 1,03 persen. Sebaliknya, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat deflasi 0,35 persen sehingga membantu menahan laju inflasi.

Dari sisi wilayah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mencatat inflasi bulanan tertinggi sebesar 0,68 persen. Adapun sejumlah komoditas seperti ikan kembung, gambus, ikan tongkol, tomat, dan emas perhiasan mengalami penurunan harga.

Untuk inflasi tahunan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatat kenaikan 0,97 persen. Angkutan udara menjadi penyumbang inflasi tahunan terbesar dengan andil 0,34 persen, disusul emas perhiasan sebesar 0,29 persen.

Perkembangan tersebut menunjukkan tekanan inflasi NTT masih dipengaruhi keterbatasan pasokan pangan, biaya transportasi, serta perubahan harga sejumlah komoditas strategis.

(Desy)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *