KAB. SUMBA TIMUR, || Tradisi pacuan kuda kembali menjadi perhatian masyarakat dalam penutupan Pacuan Kuda Bupati Cup Sumba Timur Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Lapangan Rihi Eti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (30/10/2026).
Mewakili Dandim 1601/Sumba Timur Letkol Arm Adwi Prasetya, Pasi Ops Kodim 1601/Sumba Timur Kapten Inf Rafael Tende menghadiri kegiatan penutupan yang disaksikan antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan.
Kehadiran perwakilan Kodim 1601/Sumba Timur tersebut menjadi bentuk dukungan TNI terhadap pelestarian tradisi dan kebudayaan daerah sekaligus memperkuat hubungan sinergis antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat.
Pacuan kuda bukan sekadar perlombaan untuk memperebutkan gelar juara. Bagi masyarakat Sumba Timur, tradisi ini memiliki nilai budaya dan historis yang menjadi bagian dari identitas daerah serta diwariskan secara turun-temurun.
Namun, pelestarian tradisi tidak cukup hanya melalui penyelenggaraan perlombaan tahunan. Diperlukan perhatian terhadap keberlangsungan budaya, keselamatan joki dan kuda, serta penyelenggaraan kompetisi yang tertib agar kegiatan tersebut dapat terus berkembang secara positif.
Di sisi lain, tingginya antusiasme masyarakat juga menunjukkan bahwa pacuan kuda memiliki potensi sebagai daya tarik budaya dan kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil di sekitar arena perlombaan.
Melalui penutupan Bupati Cup 2026 ini, diharapkan tradisi pacuan kuda tetap terpelihara dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga tradisional, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang mempererat persatuan, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan sekaligus menjaga warisan budaya Sumba Timur agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
(Ms)






