Pasi Pers Kodim 1601/Sumba Timur Hadiri Penutupan ANSOR CUP II U-13

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA TIMUR, || Masjid An Nur Kampung Bugis berhasil meraih juara pertama Turnamen Mini Soccer ANSOR CUP II U-13 yang digelar di Lapangan Pahlawan, Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Penutupan turnamen tersebut berlangsung pada Selasa (13/10/2026) dan dihadiri Pasi Pers Kodim 1601/Sumba Timur, Lettu Inf Nicolas Klau Seran, yang mewakili Dandim 1601/Sumba Timur, Letkol Arm Adwi Prasetya.

Bacaan Lainnya

Dalam hasil akhir kompetisi, Masjid Al Anwar Manubara menempati posisi kedua, disusul Masjid Api Padadita sebagai juara ketiga dan Masjid At-Attawwabin di posisi keempat.

Kegiatan penutupan turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Ketua Pemuda Ansor, para wasit, pelatih atau ofisial, serta para peserta dan pemain yang mengikuti rangkaian pertandingan.

Turnamen ANSOR CUP II U-13 menjadi salah satu wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan bakat di bidang sepak bola. Kompetisi ini juga diharapkan dapat menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta semangat persaudaraan di kalangan generasi muda.

Kehadiran Lettu Inf Nicolas Klau Seran dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan Kodim 1601/Sumba Timur terhadap aktivitas positif masyarakat, khususnya kegiatan olahraga yang melibatkan generasi usia dini. Momentum tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kegiatan bersama.

Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen usia dini membutuhkan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, baik penyelenggara, keluarga, komunitas, maupun pemangku kepentingan terkait. Pembinaan yang konsisten diperlukan agar kegiatan olahraga tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kemampuan pemain.

Melalui kompetisi seperti ANSOR CUP II U-13, para pemain diharapkan memperoleh pengalaman bertanding, belajar menerima hasil pertandingan, serta menghargai lawan dan keputusan wasit. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda.

Turnamen ini sekaligus menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang pertemuan dan kebersamaan antarkomunitas. Dukungan terhadap kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut sehingga potensi anak-anak di Kabupaten Sumba Timur dapat berkembang secara positif.

(Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *