KAB. SUMBA TIMUR, NTT, || Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 04/Tabundung, Kodim 1601/Sumba Timur, Pratu Denis Nderu Peta, turun langsung membantu petani memanen padi di Desa Persiapan Laputih, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) sekaligus bentuk dukungan TNI terhadap aktivitas pertanian masyarakat.
Pendampingan ini diarahkan untuk membantu meringankan pekerjaan petani di wilayah binaan serta mendorong semangat masyarakat dalam mengelola sektor pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan panen juga menjadi bentuk keterlibatan aparat kewilayahan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Pratu Denis terlibat langsung membantu proses pemanenan padi bersama petani. Interaksi di lapangan menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya para petani yang berperan penting dalam menyediakan kebutuhan pangan.
Melalui pendampingan itu, petani diharapkan tetap termotivasi untuk mengembangkan usaha pertanian dan menjaga produktivitas lahan. Meski demikian, peningkatan hasil panen juga dipengaruhi berbagai faktor, antara lain kondisi cuaca, ketersediaan air, kualitas benih, pupuk, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman.
Peran Babinsa dalam kegiatan Hanpangan tidak hanya berkaitan dengan pendampingan di lapangan, tetapi juga mencerminkan komitmen TNI untuk hadir membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kebutuhan di wilayah binaan.
Kodim 1601/Sumba Timur melalui jajaran Babinsa terus mendorong keterlibatan aparat kewilayahan dalam mendukung program pemerintah, termasuk sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan.
Di sisi lain, keberlanjutan ketahanan pangan membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pendampingan aparat perlu berjalan beriringan dengan peran pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta ketersediaan sarana produksi dan akses pasar yang memadai bagi petani.
Dengan sinergi tersebut, upaya memperkuat ketahanan pangan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan panen, tetapi juga berlanjut pada peningkatan kesejahteraan petani dan keberlangsungan produksi pertanian di Kabupaten Sumba Timur.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen TNI untuk memperkuat kemanunggalan dengan rakyat melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
(Ms)






