Wagub Erwan Dorong Mahasiswa Baru IKOPIN Jaga Eksistensi Koperasi

SERGAP.CO.ID

KOTA BANDUNG, || Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendorong mahasiswa baru Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN) untuk mengambil peran dalam menjaga eksistensi dan meningkatkan kontribusi koperasi bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pesan tersebut disampaikan Erwan saat memberikan motivasi dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) Tahun 2026 di Gedung Graha Suhandani Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN), Kabupaten Sumedang, Senin (14/9/2026).

Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Erwan menekankan pentingnya menjadikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di IKOPIN sebagai bekal untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, mahasiswa IKOPIN memiliki posisi strategis dalam menyiapkan regenerasi sumber daya manusia yang mampu memperkuat koperasi di Indonesia.

“Saya berharap keberpihakan kepada masyarakat menjadi karakter mahasiswa IKOPIN. Adik-adik di sini penerus dalam meningkatkan koperasi di Indonesia selanjutnya,” ujar Erwan.

Ia menilai keberadaan koperasi masih memiliki keterkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan kelompok masyarakat di daerah.

Salah satu yang disorot Erwan adalah peran Koperasi Unit Desa (KUD) yang selama ini menjadi salah satu wadah ekonomi masyarakat pedesaan. Menurutnya, keberadaan KUD antara lain membantu petani memperoleh berbagai kebutuhan produksi pertanian.

“Ekonomi kita masih bertahan hingga saat ini itu berkat koperasi. Bagaimana para petani dengan mudah mendapatkan bibit, pupuk dan itu berkat dari Koperasi Unit Desa,” ungkapnya.

Karena itu, ia menilai keberlanjutan koperasi membutuhkan generasi baru yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu membaca perubahan kebutuhan masyarakat.

Angle utama pesan Wagub Erwan adalah pentingnya regenerasi koperasi melalui mahasiswa IKOPIN yang memiliki kemampuan beradaptasi, berinovasi, sekaligus tetap berpijak pada kepentingan masyarakat.

Erwan juga mengingatkan mahasiswa agar tidak berhenti belajar setelah memasuki dunia perkuliahan. Ia mendorong mahasiswa membangun sikap kritis dengan berani bertanya dan mencari jawaban atas berbagai persoalan yang ditemukan di lingkungan sekitar.

“Saya titip teruslah belajar mengasah ilmu jangan takut bertanya. Mahasiswa juga harus mulai membangun karakter jadi pribadi jujur dan disiplin,” tuturnya.

Dorongan tersebut menjadi penting karena koperasi menghadapi kebutuhan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kemampuan pengelolaan organisasi, pemanfaatan teknologi, inovasi layanan, serta pemahaman terhadap kebutuhan anggota menjadi bagian yang perlu diperhatikan oleh generasi penerus koperasi.

Di sisi lain, mahasiswa tidak hanya dituntut menjadi calon tenaga profesional, tetapi juga diharapkan mampu memahami persoalan nyata masyarakat. Dengan demikian, pendidikan yang diperoleh di kampus dapat diterjemahkan menjadi gagasan dan solusi yang memiliki manfaat lebih luas.

Erwan pun berpesan agar mahasiswa IKOPIN memberikan kontribusi bagi masyarakat Jawa Barat. Menurutnya, ukuran keberhasilan seorang mahasiswa tidak semata-mata ditentukan oleh keberhasilannya memperoleh gelar akademik.

“Keberhasilan seorang mahasiswa bukan ketika memperoleh gelar sarjana, tetapi ketika ilmunya memberikan manfaat untuk orang lain,” pesannya.

Melalui pesan tersebut, mahasiswa baru IKOPIN diharapkan mampu mempersiapkan diri sebagai generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, kepedulian sosial, serta kemampuan menghadirkan inovasi.

Regenerasi menjadi salah satu tantangan penting bagi keberlangsungan koperasi. Karena itu, keterlibatan generasi muda diharapkan dapat membawa perspektif baru tanpa meninggalkan prinsip dasar koperasi sebagai wadah ekonomi yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan anggotanya.

(Desy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *